Kapal Motor Tenggelam di Perairan Selayar, BPBD Sinjai: 4 Orang Masih Dalam Pencarian

0
178

SINJAI, – Kapal Motor (KM) Darmawan Jaya GT 27 yang dinakhodai oleh Darmawan mengalami kecelakaan. Kapal pengangkut beras itu dikabarkan tenggelam di Perairan Selayar pada Senin malam, (24/01/2022)

Informasi yang diperoleh, jumlah awak kapal tersebut berjumlah 5 orang, berangkat dari Pelabuhan Larea-Rea Kabupaten Sinjai menuju Waidawan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengangkut 45 ton beras.

Dimana saat akan berlindung ke Pulau Kayuadi, kapal itu dihantam gelombang tinggi sehingga kapal tersebut tenggelam.

Pada peristiwa itu, 1 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat atas nama Adrian Arlan, sementara keempat orang lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) Bantaeng dan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Selayar.

Demikian diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Sinjai, Drs. Budiaman saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat siang, (28/01/2022).

Saat dikonfirmasi, Budiaman mengungkapkan bahwa sesuai informasi yang diterima dari pihak Basarnas, pencarian korban dihentikan untuk sementara dikarenakan cuaca buruk.

“Terakhir, kemarin kami berkomunikasi dengan pihak Basarnas, proses pencarian kemarin pada pukul 16.00 kembali dihentikan karena cuaca tidak bersahabat,” ungkapnya.

Namun hingga kini, Budiaman memastikan bahwa pemerintah setempat terus berupaya melakukan pencarian terhadap keempat orang awak kapal yang belum ditemukan ini.

“Camat Pasimarannu Kabupaten Kepulauan Selayar telah menyampaikan kepada saya lewat pesan WhatsApp bahwa dirinya telah meminta seluruh kepala desa, kepala dusun hingga semua nelayan yang ada di wilayahnya untuk membantu proses pencarian korban,” jelasnya.

Perlu diketahui, kelima awak kapal yang berada di dalam KM Darmawan Jaya tersebut, 4 diantaranya merupakan warga Desa Pude, Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone dan 1 lainnya adalah warga Flores.

Dari keempat warga Kabupaten Bone itu dikatakan Budiaman, 2 diantaranya telah menikah dengan warga Sinjai yang beralamat di Jalan Teratai Kelurahan Balangnipa, dan di Kelurahan Lappa.

Sementara korban selamat yang bernama Adrian Arlan ini adalah warga Bone yang istrinya beralamat di Jalan Teratai.

Mengenai kondisinya, sesuai informasi yang diterima Budiaman bahwa korban selamat tersebut dalam keadaan sehat dan baik-baik saja.

“Kondisinya sehat dan sekarang korban berada di rumah pak Camat Pasimarannu. Sekarang, kami juga telah mengupayakan agar korban bisa dipulangkan. Alhamdulillah, pihak Dinas Sosial Selayar merespon dan berupaya akan hal itu,” pungkasnya.

Terakhir, mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sinjai ini menyampaikan pesan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) agar warga intens mengecek perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas, baik di darat maupun di laut.

“Kepada seluruh warga masyarakat, bapak Bupati Sinjai selalu menyampaikan agar warga selalu mengakses Perkembangan informasi cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG,” kuncinya. (Tim Website)

Previous articleSukseskan Program Pemerintah Pusat, Jajaran Kejari Sinjai Jalani Vaksin Booster
Next articleKONI Makassar Apresiasi Kesiapan Sinjai Jadi Tuan Rumah Porprov Sulsel ke XVII