spot_img
Wednesday, April 17, 2024
More
    spot_img
    HomeBeritaPj Ketua TP PKK Apresiasi Festival Dongeng Peduli Palestina dan Telapak Tangan...

    Pj Ketua TP PKK Apresiasi Festival Dongeng Peduli Palestina dan Telapak Tangan Cinta

    Dengar SBFM Live di sini

    -

    Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

    SINJAI, – Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Sinjai, Cut Resmiati, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Festival Dongeng Peduli Palestina dan Telapak Tangan Cinta di D’ Simple Cafe, Jumat (23/02).

    Kegiatan yang diinisiasi pengurus Yayasan Kampung Qur’an Abu Darda Indonesia, itu dinilai memberikan muatan positif yang cukup luar biasa terhadap perkembangan pola pikir anak.

    Bahkan, istri orang nomor satu di Kabupaten Sinjai itu, juga menilai festival dongeng ini tidak hanya memberikan edukasi kepada anak-anak melalui dongeng, tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap saudara-saudara di Palestina.

    “Kami mengajak kepada saudara-saudaraku semua untuk ikut peduli dengan kondisi saudara kita di Palestina, tidak perlu kita kesana tetapi dengan mengirimkan doa dan berdonasi untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan, berarti kita sudah ikut membantu perjuangan mereka,” ujarnya saat membuka kegiatan tersebut.

    Melalui festival ini, Cut Resmiati berharap dapat melestarikan budaya mendongeng sebagai salah satu warisan budaya bangsa. Selain itu, diharapkan juga dapat meningkatkan minat dan kecintaan anak-anak terhadap budaya dan tradisi bangsa, serta mengembangkan kreativitas dan imajinasi mereka.

    “Kami berharap festival ini dapat menanamkan nilai-nilai moral dan budi pekerti luhur kepada anak-anak, serta memperkuat karakter dan kepribadian mereka sejak dini. Oleh karena itu, program mendongeng perlu dilestarikan, terutama di tingkat PAUD dan Sekolah Dasar,” harapnya.

    Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sinjai, Dian Purnamasari, serta dihadiri puluhan anak tingkat Taman Kanak-kanak (TK). (Tim Website)

    Related articles

    -
    Ubah Bahasa :
    -

    Latest posts