Bupati ASA Dampingi Plt Gubernur Pantau Pelayanan Vaksinasi Covid-19, Begini Pesannya

0
103

SINJAI – Usai menghadiri peresmian gedung KH Ahmad Dahlan dan wisudawan sarjana dan pascasarjana Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman didampingi Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) memantau layanan vaksinasi Covid-19 di Tribun Lapangan Sinjai Bersatu, Sabtu (28/8/2021).

Layanan vaksinasi keliling atau Mobile Vaksinator Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), itu menyasar siswa SMA/SMK se-Kabupaten Sinjai.

Plt. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, bersyukur atas antusiasme para pelajar di Sulsel, khususnya di Kabupaten Sinjai untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-19. Apalagi, dengan vaksinasi tersebut dapat membangun herd immunity.

Meski begitu dia mengajak seluruh masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah, serta mengajak untuk senantiasa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Dua tugas yang harus dilaksanakan oleh masyarakat, pertama bagaimana mematuhi protokol kesehatan yang kedua vaskin maki kemudian patuhi pemerintah,” ucap Andi Sudirman.

Senada dengan itu Bupati ASA mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan vaksin di tempat atau fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Kabupaten Sinjai, sehingga tercapai kekebalan kelompok atau Herd Immunity.

Kepada masyarakat yang telah menjalani program vaksinasi, Bupati ASA berpesan agar semakin mantap menjalankan aktivitas, selain itu juga tetap menjalankan protokol kesehatan, agar upaya pengendalian Covid-19 bisa semakin maksimal.

“Jadi tidak ada alasan untuk kita tidak melindungi diri dengan menggunakan vaksin ini karena dengan vaksin ini tidak hanya melindungi diri, tapi insya Allah melindungi keluarga, sahabat dan orang-orang yang kita cintai,”jelasnya.

Program vaksinasi ini disambut baik oleh para siswa. Salah satunya, Suci Indasari. Dia mengaku senang dengan adanya program vaksinasi ini, apalagi untuk menjaga kekebalan tubuh.

“Alhamdulillah sudah divaksin. Pertama-pertamanya sih takut tapi setelah dilewati tahap-tahapnya ternyata tidak sakit,” ucapnya. (Tim Website)