Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional, Sanggar Seni Pesona Bahari Tampil Memukau

0
51

SINJAI – Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional yang dilaksanakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) di Kabupaten Sinjai berjalan lancar.

Event yang kali pertama dilaksanakan secara virtual tersebut bertempat di Aula Wisma Hawai, Jalan Persatuaan Raya Sinjai, disiarkan langsung melalui via streaming canal Youtube, Minggu malam (15/11/2020).

Turut hadir menyaksikan langsung Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika (Diskominfo) dan Persandian Sinjai, Irwan Suaib, serta Kadis Kesehatan Sinjai, drg Farina Irfani.

Dalam sambutannya, Bupati ASA berharap, komunikasi bisa tersampaikan melalui ajang ini kepada sasaran tertentu untuk memberikan informasi yang berguna untuk masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sinjai.

“Semoga informasi dan edukasi serta ajakan partisipasi publik untuk membangun rasa optimisme dan semangat untuk tetap produktif di masa pandemi bisa tersampaikan,” harapnya.

Kabupaten Sinjai diwakili oleh Sanggar Seni Pesona Bahari dengan judul ‘Gau Pakkaja’ yang menceritakan kehidupan nelayan Sinjai menghadapi pandemi Covid-19.

Gau Pakkaja adalah ungkapan rasa syukur nelayan kepada Tuhan yang Maha Esa atas limpahan hasil laut di Kabupaten Sinjai.

Sanggar Seni Bahari yang merupakan binaan Diskominfo dan Persandian Kabupaten Sinjai di event ini tampil memukau.

Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai, Irwan Suaib, mengaku bersyukur bahwa Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional berjalan lancar tanpa kendala sedikit pun.

Irwan berharap, pesan moral yang disampaikan melalui pementasan ini bisa bermanfaat.

“Alhamdulillah pelaksanaanya berjalan lancar. Saya berharap pesan dalam pertujukan ini agar tetap menerapkan protokol kesehatan tetap dilakukan oleh semua masyarakat sehingga penyebaran covid-19 dapat ditekan,” harap Irwan.

Dalam kesempatan ini, Irwan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada KPCPEN bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang telah mempercayakan Sinjai sebagai salah satu dari tiga peserta di Sulawesi Selatan.

Menurut Irwan, kepercayaan yang diberikan kepada KPCPEN tentunya mendorong semangat sanggar seni di Bumi Panrita Kitta utuk lebih berinovasi lagi dalam mensosialisasikan protokol kesehatan.

“Terima kasih juga kepada KPCPEN yang telah memberi kesempatan kepada kami sebab di Sulsel hanya tiga yakni Sinjai, Makassar dan Bantaeng. Ini suatu kebanggan bagi kita dan patut disyukuri,” tandas Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Pemkab Sinjai ini.

Sekadar diketahui, tujuan Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional tidak lain mengajak masyarakat untuk membangun rasa optimisme dan semangat untuk tetap produktif dalam masa pandemi, sekaligus mensosialisasikan program pemulihan ekonomi nasional. (Tim Website)