Tahun Ini, Sinjai Terpilih Jadi Penerima Manfaat Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

0
58

SINJAI – Kabupaten Sinjai ditetapkan sebagai penerima manfaat transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, setelah dilakukan seleksi.

Sekaitan dengan hal itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sinjai, melakukan sosialisasi Perluasan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, di Aula Wisma Sanjaya, Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Sinjai Utara, Kamis (13/2/2020) pagi tadi.

Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan Pemprov Sulsel, Nilma mengungkapkan, Sinjai merupakan salah satu Kabupaten di Sulawesi Selatan pada tahun ini terpilih sebagai penerima manfaat transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial setelah dilakukan seleksi.

“Sebenarnya semua Kabupaten bisa. Tapi setelah kita seleksi dan datanya lengkap, maka kita pilih Sinjai sebagai transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial,” ungkapnya saat ditemui.

Dengan begitu, Nilma berharap Kabupaten Sinjai dapat memberi warna untuk Sulawesi Selatan dalam pengelolaan perpustakaan, seperti Kabupaten Bone pada tahun 2019 lalu mendapat penghargaan sebagai perpustakaan daerah terbaik Nasional.

“Saya yakin Sinjai juga bisa demikian, yang pasti masyarakatnya dan pegiat literasi memiliki sinergi dan kolaborasi yang kuat. Karena program ini tidak bisa dilakukan sendiri,” katanya.

Sosialisasi yang diikuti oleh pengelola perpustakaan desa, dan para pengurus komunitas pegiat literasi di Sinjai ini, resmi di buka Oleh Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong.

Dalam sambutannya, Andi Kartini mengatakan, agar perpustakaan dapat mengambil peran bukan hanya sebagai pusat informasi, akan tetapi perpustakaan dapat bertranspormasi menjadi wadah dalam pengembangan diri masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Sosialisasi ini sangat bermakna karena sejalan dengan visi dan misi‘ Pemerintah Kabupaten Sinjai yaitu terwujudnya masyarakat Sinjai yang mandiri, berkeadilan, dan religius melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Apalagi menurut Andi Kartini, diera digital dan informasi yang berkembang sangat pesat, perpustakaan sudah seharusnya hadir sebagai pusat dan mendapatkan perhatian oleh pengelola perpustakaan.

Sosialisasi ini turut dihadir Kepala Dinas Pendidikan Sinjai Andi Jefrianto Asapa, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sinjai, La Baba Faisal,  (Jum/Lis Kominfo Sinjai)