Anggota DPRD Komisi B SulSel Akan Bantu Pengembangan Destinasi Wisata Sinjai

0
141

Sinjai, – Disela-sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Sinjai, rombongan Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyempatkan diri untuk menyambangi destinasi wisata Hutan Mangrove di Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur. Kamis sore, (26/08/2021)

Suasana destinasi wisata yang cukup memanjakan mata bagi siapa saja yang melihatnya, membuat Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), drg. A. Rachmatika Dewi merasa takjub dengan pariwisata Kabupaten Sinjai yang satu ini.

“Hutan mangrove ini salah satu destinasi wisata luar biasa yang ada di Sulsel. Ini perlu support agar bisa menjadi objek wisata yang bisa dinikmati oleh semua orang,” ungkapnya.

Menurutnya, hutan bakau tersebut harus diperkuat promosinya agar dapat dikenal seantero Nusantara.

“Butuh banyak promosi dan pembenahan, baik infrastruktur maupun sumber daya manusia, sehingga tempat ini bisa maksimal pemanfaatannya,” tambahnya.

Selaku legislator DPRD Sulsel, pihaknya mengaku akan membantu proses pengembangan salah satu destinasi wisata yang ada di Bumi Panrita Kitta julukan Kabupaten Sinjai ini.

“Tentu saja akan kami berikan bantuan. Kami dari Komisi B DPRD Sulsel akan mengusulkan ini, kita berharap pada pembahasan anggaran tahun 2022, beberapa item akan kita masukkan untuk pengembangan wisata Tongke-Tongke,” pungkasnya.

Dalam kunjungannya di Hutan Mangrove Tongke-Tongke, Cicu bersama rombongan Komisi B DPRD Sulsel didampingi Bupati ASA serta jajaran instansi Pemprov Sulsel dan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai.

Sebelumnya, rombongan legislator ini saat melakukan kunjungan kerja, diterima langsung Bupati ASA di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sinjai. Setelah itu, dilanjutkan dengan pertemuan yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati di Tanassang. 

Sekedar informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dibawah nahkoda Bupati Andi Seto Asapa (ASA) terus melakukan peningkatan di sektor pariwisata.

Dimana saat ini, Bupati ASA fokus pada setiap desa yang memiliki potensi untuk diberikan dorongan dalam mengembangkan pariwisatanya, dibuktikan dengan ditetapkannya 11 desa wisata melalui Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani langsung orang nomor satu di Kabupaten Sinjai.