Home Berita 32 Kelompok Tani di Sinjai Menerima Bantuan Bibit Kakao

32 Kelompok Tani di Sinjai Menerima Bantuan Bibit Kakao

0

SINJAI –  Sebanyak 32 kelompok tani di Kabupaten Sinjai menerima bantuan bibit  kakao dari dari Dinas Tanaman Pangan,  Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Sulsel.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis  oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai, Andi Ilham Abubakar, Kamis (28/12/2023) di Halaman Kantor Gabungan OPD,  jalan Persatuan Raya.

Dalam penyerahan bantuan ini, Andi Ilham Abubakar turut didampingi Kepaa Dinas  TPHP Sinjai H. Kamaruddin dan Kepala Bidang Perkebunan TPHP Sinjai,  Abdul Halim. 

Kadis TPHP Sinjai,  H. Kamaruddin mengatakan ke 32 kelompok tani yang menerima bantuan tersebut tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Tellulimpoe,  Bulupoddo dan Sinjai Utara. 

Adapun totoal bantuannya sebanyak  276 ribu pohon untuk luas lahan 276 hektar. 

“Jadi ini adalah bantuan dari Dinas TPHP Provinsi Sulsel melalui Dinas TPHP Sinjai.” Sebutnya.

Menurutnya,  bantuan bibit kakao ini dalam rangka mendukung komitmen dari Dinas TPH-Bun Provinsi Sulsel dalam upaya mengembalikan kejayaan tanaman kakao yang pernah memberikan kontribusi bagi masyarakat petani. 

“Alhamdulillah dua tahun secara berturut-turut petani kita mendapatkan bantuan dari Pemprov Sulsel dan Kecamatan Tellulimpoe merupakan wilayah pengembangan kakao di Sinjai,” ucapnya. 

Adapun bantuan kakao ini terdiri dari 30 kelompok tani di Kecamatan Tellulipoe dengan luas lahan 259 hektar, Sinjai Utara untuk 1 kelompok tani dengan luas 7 hektar dan 1 kelompok tani di kecamatan Bulupoddo dengan lahan 10 hektar. 

Kamaruddin berharap bantuan ini dapat dimaksimalkan oleh para petani sebab merupakan kakao jenis unggulan dengan harapan sekitar satu tahun kedepan sudah bisa berproduksi sehingga bisa menambah pendapatan para petani.

Sementara itu, Andi Ilham Abubakar menuturkan bahwa bantuan bibit kakao ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat sektor pertanian, mengingat potensi kakao sebagai komoditas unggulan. 

“Dengan memberikan bibit kepada para petani, diharapkan mereka dapat mengembangkan kebun kakao dan memanfaatkan potensi ekonomi yang terkandung dalam tanaman tersebut,” Tutupnya. (Tim Website)

Exit mobile version