spot_img
Thursday, April 25, 2024
More
    spot_img
    HomeBeritaInflasi Kabupaten Sinjai Tetap Stabil dan Terkendali

    Inflasi Kabupaten Sinjai Tetap Stabil dan Terkendali

    Dengar SBFM Live di sini

    -

    Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

    SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai di bawah kepemimpinan Pj Bupati Sinjai, TR Fahsul Falah berhasil mengendalikan dan menstabilkan inflasi di awal bulan ini. Pasalnya tingkat inflasi saat ini menyentuh posisi 2,89 persen.

    Hal itu disampaikan TR Fashul Falah saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Sinjai Selatan, Rabu (17/1/2024). “Inflasi kita sekarang sudah bagus, 2,89 persen khusus Sinjai,” terangnya.

    Pengendalian inflasi ini pun menjadi salah satu program prioritas yang dijalankan sejak tiga bulan terakhir kepemimpinannya. Berbagai program juga telah dilaksanakan agar inflasi tersebut dapat dikendalikan.

    Mulai dari pemberian bantuan bibit cabai kepada elemen masyarakat karena komoditas ini menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi. Sehingga pada kunjungan kerja di Kecamatan Sinjai Selatan, pihaknya memberikan bibit cabai kepada kader Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK).

    Termasuk melaksanakan bazar pasar murah dalam rangka menekan inflasi. “Harga cabai rawit juga bisa dikendalikan, bahkan hari ini harganya sudah turun dari Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp35 ribu per kilogram,” jelasnya.

    Dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Sinjai Selatan ini, TR Fahsul Falah memboyong sejumlah pejabat daerah. Mulai dari Sekretaris Daerah, Asisten Setdakab Sinjai, hingga perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan delapan program prioritas Pj Bupati Sinjai.

    Delapan program prioritas tersebut adalah, sukses penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak 2024 berlangsung secara luber, jurdil, lancar, aman, dan damai. Kemudian, pengendalian inflasi dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri, penanganan stunting, dan peningkatan pelayanan publik dan kemudahan investasi.

    Lalu, pengentasan kemiskinan ekstrem, sistem pemerintahan berbasis elektronik, ketahanan dan kedaulatan pangan, dan stabilitas keamanan, ketentraman, dan ketertiban umum.

    “Ini menjadi toluk ukur dari keberhasilan 8 program prioritas itu. dan kita seluruhnya turun dalam rangka melakukan pembinaan administrasi maupun pertanggungjawaban, kami akan gerebek sembilan kecamatan,” tambahnya. (Tim Website)

    Related articles

    -
    Ubah Bahasa :
    -

    Latest posts