spot_img
Sunday, March 3, 2024
More
    spot_img
    HomeBeritaHanya Ada 3 di Sulsel, Bupati ASA Resmikan RPH Modern di desa...

    Hanya Ada 3 di Sulsel, Bupati ASA Resmikan RPH Modern di desa Alenangka

    Dengar SBFM Live di sini

    -

    Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

    SINJAI,- Janji Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) untuk menghadirkan Rumah Potong Hewan (RPH) Modern berstandar Nasional di Kabupaten Sinjai kini terwujud.

    Hal ini ditandai dengan peresmian RPH Ruminansia oleh Bupati ASA di desa Alenangka Kecamatan Sinjai Selatan, Rabu (13/9/2023).

    Kepala Dinas Peternakan dan Keswan Sinjai H. Burhanuddin dalam laporannya menyampaikan bahwa RPH ini dihadirkan untuk mendukung hilirisasi dan industrialisasi sektor pertanian khususnya pengemabangan sapi potong di Kabupaten Sinjai.

    Dikatakan RPH ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pertanian tahun anggaran 2022 dengan total anggaran Rp 5,3 milyar baik pembangunan fisik maupun peralatan.

    “Untuk operasional RPH ini sementara kita menunggu penerbitan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dari Dinas Petenakan sulsel yang mempersyaratkan seluruh tempat untuk menghasilkan produk peternakan olahan itu harus mendapatkan NKV sehingga bisa diedarkan kemasyarakat secara aman,” ucapnya.

    RPH ini berbeda dibanding RPH yang telah ada sebelumnya, karena sapi yang sudah dipotong di RPH ini akan diproses lagi untuk menghasilkan daging beku sehingga bisa menyasar sektor industri.

    Terkait hal ini, Bupati ASA dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Peternakan dan keswan Sinjai serta Kementerian Pertanian atas tersedianya RPH modern di Kabupaten Sinjai.

    Selaku Pemerintah Daerah, dirinya bersyukur karena RPH ini salah satu program yang telah lama menjadi impiannya sejak menjadi orang nomor satu di Sinjai.

    Hal ini tidak lain untuk mendukung visi dan misi Pemkab Sinjai di sektor peternakan khususnya menjadikan Sinjai sebagai sumber produksi (penghasil) sapi potong di Sulawesi Selatan.

    “Keberadaan RPH ini juga untuk mendukung pembentukan kawasan peternakan sapi potong yang sebelumnya dibentuk di empat wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Sinjai Selatan, Sinjai Timur, Sinjai Borong, dan Kecamatan Tellulimpoe. Apalagi populasi sapi di Sinjai saat ini mencapai 124 ribu ekor,” katanya.

    Orang nomor satu di Sinjai ini jiga berharap dengan adanya RPH yang mendukung peredaran daging dengan metode rantai dingin atau dalam bentuk daging beku, jangakauan pemasarannya lebih luas dan dapat memenuhi kebutuhan daging untuk sektor industri.

    “Selama ini sapi diperjualbelikan dalam daerah atau antar pulau dalam bentuk sapi hidup dimana pengangkutan dibutuhkan biaya yang sangat mahal, dengan adanya RPH ini, sapi yang diperjualbelikan dalam bentuk daging beku yang memiliki kualitas jauh lebih baik, lebih mudah, murah dan menambah pendapatan masyarakat,” ucapnya.

    Terakhir, Bupati ASA berharap RPH ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk peningkatan produksi dan produktivitas sapi potong, terlebih RPH berskala nasional ini baru hanya ada tiga di Sulsel yaitu di Makassar, Kabupaten Gowa dan Sinjai.

    Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Sinjai Andi Sabir, Asisten Administasi Unum Setdakab A. Ariyani Djalil, para Kepala OPD, pimpinan Bank Sulselbar Sinjai, Camat Sinjai Selatan dan para Kepala Desa/Lurah yang ada di Kecamatan Sinjai Selatan. (Tim Website)

    Related articles

    -
    Ubah Bahasa :
    -

    Latest posts