spot_img
Wednesday, April 17, 2024
More
    spot_img
    HomeBadan Pendapatan DaerahGebyar PBB Non Tunai: Bapenda Terima 29 Juta Lebih Pembayaran Objek Pajak

    Gebyar PBB Non Tunai: Bapenda Terima 29 Juta Lebih Pembayaran Objek Pajak

    Dengar SBFM Live di sini

    -

    Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

    SINJAI, – Gerakan pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) Non Tunai bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digagas oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-78 Tahun beberapa waktu lalu menunjukkan tren positif.

    Kepala Bapenda Sinjai, Asdar Amal Darmawan menyampaikan rasa syukur karena para ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai cukup antusias melakukan pemenuhan kewajiban pajak daerah.

    Dia mengatakan sebagai
    hasil transaksi yang diperoleh pada Gebyar Bayar PBB Non Tunai tersebut mencapai 545 objek pajak dengan jumlah 173 ASN.

    “Jumlah penerimaan yang diperoleh dari Gebyar PBB Non Tunai hampir mendekati 30 juta atau sebesar Rp29.362.019. Ini karena teman-teman cukup antusias, mudahan-mudahan ini bisa menjadi kebiasaan baru bagi ASN untuk melakukan pemenuhan kewajiban pajak daerahnya dengan menggunakan kanal-kanal pembayaran Non Tunai,” ungkap Asdar saat ditemui di Kantornya, Senin, (21/8/2023).

    Terlepas dari Gebyar itu, dikatakan Asdar sebagian ASN juga telah melakukan pembayaran secara tunai karena terlanjur telah menerima SPT dari kolektor.

    “Tidak mengikuti Gebyar bukan berarti tidak melakukan pemenuhan kewajiban, tetapi meraka menggunakan metode tunai. Kita harapkan sebenarnya para ASN bisa menjadi contoh dengan menggunakan kanal pembayaran Non Tunai, seperti menggunakan Mobile Banking Bank Sulselbar atau E-Walet yang dimiliki dengan metode pembayaran QRIS,” harapnya.

    Lebih lanjut Asdar mengatakan realisasi PBB secara keseluruhan sampai di bulan pertama tahun 2023 pendistribusian SPT PBB di 80 Desa/Kelurahan, realisasinya sebesar Rp802.826.832 atau presentase diangka 15 persen.

    “Memang kelihatan belum besar karena memang kita baru star melakukan distribusi di bulan 7, dan jatuh tempo kita sampai 30 November 2023. Biasanya menjelang akhir jatuh tempo itu baru lebih optimal,” pungkas Asdar optimis realisai PBB tahun ini kembali mencapai target. (Tim Website)

    Related articles

    -
    Ubah Bahasa :
    -

    Latest posts