Tahun ini Pemkab Sinjai Anggarkan Rp 7 Milyar Lebih untuk Bidang Keagamaan

0
134

SINJAI, – Memasuki tahun kelima pemerintah Kabupaten Sinjai dibawah kendali Bupati Andi Seto Asapa (ASA) tetap melanjutkan berbagai program unggulan termasuk di sektor keagamaan.

Hal tersebut merupakan komitmen dan konsistensi Pemerintah Daerah terhadap pembinaan mental spiritual dan akhlakul karimah masyarakat hingga generasi di masa-masa akan datang.

Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesra Setdakab Sinjai Andi Reza Amran saat ditemui di Ruang Kerjanya, Selasa (23/1/2023) menjelaskan bahwa program tersebut diantaranya,¬†bantuan hibah untuk renovasi masjid, hibah untuk pondok pesantren, program Tahfidzul Qur’an dan insentif bagi petugas keagamaan.

Andi Reza yang juga selaku Kepala Bagian Pembangunan Setdakab Sinjai ini merinci, bantuan renovasi masjid diperuntukkan untuk 41 masjid dengan anggaran Rp. 440 juta, bantuan hibah untuk 7 pondok pesantren dengan jumlah anggaran Rp. 245 juta.

Insentif bagi Petugas keagamaan untuk 3.209 orang dengan anggaran sekitar Rp. 5,77 miliar serta program Tahfidzul Qur’an untuk tiga penyelenggara sebesar Rp 405 juta.

Selain itu, Pemkab Sinjai juga menganggarkan dana hibah untuk kegiatan operasional Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sinjai sebesar Rp. 400 juta. Sehingga total anggaran yang digelontorkan secara keseluruhan disektor keagamaan berkisar Rp. 7,1 milyar.

Lanjut Reza, Program keagamaan lainnya yang juga akan dilaksanakan pada tahun ini adalah pelaksanan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kabupaten yang akan dilaksanakan di Kecamatan Sinjai Utara.

“Sejumlah program yang dilaksanakan sejak awal kepemimpinan bapak Bupati tetap kita lanjutkan tahun ini, termasuk untuk program Tahfidzul Qur’an, dimana tahun lalu kita tingkatkan menjadi 30 orang, sama halnya tahun ini ada 30 orang lagi kita bina menjadi calon Tahfiz dengan melibatkan 3 pondok pesantren,” ujarnya.

Sementara itu Bupati ASA mengatakan bahwa
berbagai program ini diyakini dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah khususnya di sektor keagamaan dalam rangka mengembalikan dan menjaga muruah Sinjai sebagai Bumi Panrita Kitta’.

“Kedepan kami akan terus berkomitmen untuk menggeliatkan program di sektor keagamaan sehingga daerah yang kita cintai ini bisa menjadi daerah “Baldatun Toyyibatun Warrobbun Ghafur,” ucapnya. (Tim Website)

Previous article240 Petugas PPS Dilantik, Bupati ASA: Jaga Profesionalitas dan Integritas
Next articleResmikan Pasar Udo Sinjai Selatan, Bupati ASA: Manfaatkan dan Jaga dengan Baik