spot_img
Thursday, April 25, 2024
More
    spot_img
    HomeBeritaSatgas PMK Sulsel Monitoring Pengendalian Penanganan PMK di Sinjai

    Satgas PMK Sulsel Monitoring Pengendalian Penanganan PMK di Sinjai

    Dengar SBFM Live di sini

    -

    Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

    SINJAI, – Satgas pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan kunjungan di Kabupaten Sinjai, Jumat (2/12/2022). Kunjungan tersebut dalam rangka melakukan monitoring pengendalian penanganan PMK di daerah itu.

    Tim Satgas PMK Provinsi Sulsel, Gunadi mengatakan, monitoring penanganan PMK perlu dilaksanakan guna percepatan pengendalian serta mengevaluasi terkait penanganan dan pelaporan kasus PMK, khususnya di Kabupaten Sinjai.

    “Kami dari tim Satgas PMK Sulsel
    melakukan monitoring dan evaluasi terkait PMK yang merebak di Provinsi Sulsel termasuk di Kabupaten Sinjai. Adapun beberapa penyuplai obat-obatan dan vaksin semua sudah cukup dan ada beberapa nanti mungkin penambahan,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sinjai, Jumat (2/12/2022).

    Gunadi menyebut, berdasarkan laporan yang diterima dari DPKH Sinjai bahwa semua peralatan dan pendistribusian terkait dengan PMK sudah terpenuhi.

    “Kami monitoring semua, baik pengendalian serta vaksinasi, terutama petugas insiminator dan medis yang melakukan pengendalian di pelosok-pelosok. Mudah-mudahan penyakit PMK ini bisa teratasi secepatnya,” ujarnya didampingi Kepala Bidang Keswan dan Kesmavet DPKH Sinjai, drh. Mappamancu.

    Memang dikatakan Gunadi, tidak ada jalan yang lebih praktis hanya dengan vaksinasi secara menyeluruh dan DPKH Sinjai, diakuinya sudah melakukan upaya tersebut.

    Olehnya itu, dia berharap semua peralatan dan penunjang serta pendukung lainnya untuk vaksinasi terdistribusi semua. Terlebih, pihaknya juga mendapat bantuan vaksin dari Kementerian.

    “Mudah-mudahan tahun ini bisa kita tekan dan semoga bisa zero kasus PMK,” harapnya.

    Lebih lanjut Gunadi mengatakan, dari laporan yang masuk PMK di Sulawesi Selatan terbilang menurun dibandingkan awal merebaknya. Bahkan ada beberapa Kabupaten sudah tidak ada laporan lagi mengenai penyakit PMK itu.

    “Itu berkat kerjasama semua insiminator dan aparat-aparat terkait didalamnya yang sangat membantu kami dalam pelaksanaan vaksinasi. Di Sinjai juga sangat kooperatif dan mendukung karena memang ada jadwal setiap hari. Setiap kecamatan dan desa juga ada petugas yang ditunjuk untuk memonitoring perkembangan kasusnya,” pungkasnya.

    Berdasarkan data laporan DPKH Sinjai terkait Vaksinasi PMK per tanggal 1 Desember 2022, vaksin dosis pertama sapi sebanyak 15.330, dosis kedua sapi 1.004 dan kambing sebanyak 232 dosis. Totalnya sudah mencapai 16.566 dosis.

    Sementara laporan kejadian Kasus PMK sebanyak 425 ekor (+7) kasus sakit, sembuh 294 ekor, pemotongan bersyarat 32 ekor sedangkan sisa kasus sebanyak 99 ekor. (Tim Website)

    Related articles

    -
    Ubah Bahasa :
    -

    Latest posts