Hadirkan Suasana Nyaman, DP3AP2KB Sinjai Lahirkan Inovasi MALAKUSI

0
12

SINJAI, – Sebagai salah satu instansi yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sinjai terus berupaya memberikan pelayanan maksimal.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melahirkan sebuah inovasi Rumah Pelayanan Keluarga Sinjai (MALAKUSI). Inovasi ini dicetuskan oleh Sekretaris DP3AP2KB Sinjai Anugrahwati A.M.Djafar dalam aksi perubahan dalam rangkaian Diklat pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan V tahun 2022 di PPSDM Kemendagri Regional Makassar.

Saat ditemui di Ruang Kerjanya, Jumat (18/11/2022) Anugrahwati menuturkan bahwa inovasi ini lahir dilatar belakangi karena tidak terdapatnya ruang tunggu bagi masyarakat yang datang ke kantor DP3AP2KB Sinjai, termasuk sarana dan prasarananya.

“Sebelumnya warga yang ingin mendapatkan pelayanan biasanya hanya menunggu di parkiran atau didepan Kantor. Kondisi ini sangat mengganggu kualitas pelayanan yang belum mendukung terciptanya ruang pelayanan menjadi tempat yang kondusif dalam melaksanakan proses pelayanan secara efektif dan efisien sehingga pelayanan publik belum optimal dilaksanakan,” jelasnya.

Dalam melengkapi dan mendukung kegiatan ini, tersedia website untuk meningkatkan pelayanan secara digital yang berbasis teknologi informasi.

Anugrahwati berharap dengan adanya inovasi ini mampu menciptakan optimalisasi pelayanan publik dengan mewujudkan kantor sebagai rumah yang nyaman melalui ruang tunggu pelayanan yang telah disiapkan.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Sinjai Andi Tenri Rawe Baso menyambut baik dan mendukung dengan adanya inovasi MALAKUSI yang dilahirkan oleh Sekretaris DP3AP2KB Sinjai.

Menurutnya, tujuan dengan adanya inovasi MALAKUSI untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang akan mendapatkan pelayanan di Kantor DP3AP2KB Sinjai.

“Kita melayani berbagai macam pekaanan di Kantor ini salah satunya Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga). Selain itu kita juga menerbitkan rekomendasi apabila terjadi pernikahan usia muda sebelum dilanjutkan ke Kantor Urusan Agama (KUA),” tuturnya.

Dengan adanya inovasi ini kata Andi Tenri, membantu Pemerintah Daerah dalam mewujudkan visi dan misinya khususnya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik berlandaskan penyelenggaraan Pemerintahan yang efektif, efisien, bersih, transparan dan partisipasi.

“Semoga inovasi ini bisa berkelanjutan dan dinikmati oleh masyarakat sehingga mereka merasa nyaman dengan pelayanan yang kondusif,” harapnya. (Tim Website)

Previous articleBuka Peluang Kerja, Pemkab Sinjai Akan Gelar Job Fair
Next articleSusun Rencana Kerja, PGRI Kabupaten Sinjai Adakan Konkerkab