Pemkab Sinjai Serahkan Bantuan Benih Kedelai 3,25 Ton Kepada Kelompok Tani

0
207

SINJAI, – Sejalan dengan langkah Kementerian Pertanian Republik Indonesia, upaya untuk meningkatkan produksi kedelai dalam negeri di wilayah Kabupaten Sinjai terus digalakkan.

Hal ini dilaksanakan untuk memenuhi pasokan kebutuhan kedelai dalam negeri guna mengurangi ketergantungan terhadap impor kedelai yang dari tahun ketahun masih terus terjadi.

Di tahun 2022 ini, Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) mengalokasikan bantuan benih kedelai kepada petani yang ada di Sinjai.

Bantuan benih kedelai dengan varientas Anjasmoro ini diperuntukkan untuk kelompok tani yang ada di 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Bulupoddo, Tellulimpoe dan Kecamatan Sinjai Tengah.

Kepala Dinas TPHP Sinjai H. Kamaruddin mengatakan bahwa bantuan benih kedelai yang dialokasikan untuk Kabupaten Sinjai sebanyak 3,25 ton untuk lahan seluas 65 hektar (Ha).

“Jumlah ini terdiri dari 30 hektar di Bulupoddo, 25 hektar di Tellulimpoe dan 10 hektar di Sinjai Tengah. Insya Allah untuk bantuan pupuk segera akan menyusul,” kata Kamaruddin saat mendampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai A. Ilham Abubakar saat menyerahkan bantuan benih kedelai di kelompok tani yang ada di Desa Lamatti Riaja, Selasa (4/10/2022).

Khusus di Kecamatan Bulupoddo, bantuan benih kedelai difokuskan untuk 10 kelompok tani yang ada di desa Lamatti Riaja dan desa Lamatti Riawang.

Menurutnya, prospek budidaya kedelai sangat menjanjikan sebab sangat dibutuhkan masyarakat sebagai bahan baku untuk memproduksi tempe dan tahu.

“Terkhusus di Sinjai pemenuhan bahan baku untuk Bumdes maupun pengusaha pabrik tahu belum bisa dipenuhi sehingga mereka harus membeli bahan baku dari Makassar dan daerah lain,” bebernya.

Terkait hal ini Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) berharap, dengan bantuan benih ini dapat meningkatkan produksi pertanian. Peningkatan produksi pertanian, diharapkan pula dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan bantuan yang diberikan baik benih, pupuk maupun alsintan bisa mendukung petani kita untuk meningkatkan hasil produksinya,” harapnya.

Bupati ASA juga meminta Dinas TPHP dan penyuluh agar terus proaktif, intensif dan sabar dalam mendampingi para petani.

“Bimbing petani-petani kita, berikan pemahaman yang baik terkait teknik atau sarana yang digunakan supaya petani betul-betul tahu cara meningkatkan produksi tanamannya,” pungkasnya. (Tim Website)

Previous articleOptimalkan Pelayanan Berbasis Digital, Diskominfo Sinjai Dorong Pemdes Manfaatkan Program “Smart Kampung”
Next articleAplikasi “Macca Qe” Terobosan Kadisdik Sinjai Miliki Beberapa Keunggulan