Yayasan Jantung Indonesia Kerja Sama Yayasan Hadji Kalla dan Dinkes Gelar Pendidikan Pelatih Klub Senam Jantung Sehat di Sinjai

0
214

SINJAI, – Yayasan Jantung Indonesia cabang Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama Yayasan Hadji Kalla dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sinjai menggelar Pendidikan Pelatih Klub Senam Jantung tingkat dasar angkatan IV.

Pendidikan ini diikuti 30 peserta utusan Puskesmas sembilan Kecamatan resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, di Aula Pertemuan Wisma Hawai, Jumat (23/9/2022). dr. Emmy didampingi Kepala Bidang Kesmas, dr. Aliawati Albek.

Plt Yayasan Jantung Indonesia Provinsi Sulsel, Deliah Djafar mengatakan, kerjasama yang dilakukan dengan Yayasan Hadji Kalla diharapkan menjadi jembatan bagi semua pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran akan pola hidup yang sehat.

Apalagi, dengan senam jantung rutin yang dilakukan oleh setiap warga, maka akan tercipta lingkungan yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit termasuk serangan jantung.

Selain itu, ahli gizi serta akademisi dalam bidang terkait juga dilibatkan dalam program ini dengan tujuan untuk memberikan dasar keilmuan yang tepat untuk para peserta.

Perwakilan Yayasan Hadji Kalla, Jumadil berharap dari 30 peserta yang di Kabupaten Sinjai dapat menjadi aktor, bukan hanya pada saat materi berlangsung, tetapi bagaimana menjadi paramotor di lapangan.

“Kita berharap para peserta dapat mengajak semua kalangan agar tercipta lingkungan sehat. Apalagi berdasarkan data yang kami peroleh penderita jantung di Sinjai terbilang tinggi. Oleh karena itu, semua harus berkolaborasi, kalau kita sendiri yang berjalan itu susah tapi kalau kita bersama-sama maju Insya Allah semua akan berjalan maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Jantung Indonesia cabang Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama Yayasan Hadji Kalla karena sudah menjadikan Sinjai sebagai tempat pelatihan.

Menurutnya, kegiatan ini sangatlah bermanfaat, terutama untuk para peserta yang kelak akan terjun ke masyarakat untuk membentuk klub Jantung Sehat, sehingga dapat bersinergi dengan pemerintah dalam hal meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pada umumnya serta para penderita penyakit jantung pada khususnya.

“Kalau berbicara mengenai penyakit jantung, yang utama harus kita terapkan adalah pola hidup sehat. Sehingga dalam kegiatan ini, melatih untuk pelatih klub jantung sehat diharapkan bagaimana nantinya agar masyarakat diberikan pelatihan-pelatihan seperti olahraga yang memang sesuai degan kebutuhan fisiknya,” ujarnya. (Tim Website)

Previous articleWorld Cleanup Day 2022, Pemkab Sinjai Ajak Seluruh Elemen Jaga Kebersihan Lingkungan
Next articleHadirkan Duta Baca Indonesia, FTBM Sinjai Gagas Jelajah dan Temu Pegiat Literasi