Inovasi ‘Satu Digit Plus’, DPMPTSP Sinjai Adakan Workshop Bagi Pendata

0
229

SINJAI, – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sinjai menggelar workshop rancangan inovasi ‘Satu Digit Plus’ (Sinkronisasi dan Keterpaduan Mewujdukan Satu Data Terintegrasi Berbasis IT Pelaku Usaha).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala DPMPTSP Sinjai Lukman Dahlan dengan menghadirkan narasumber Muh. Rusyaid dari Pegawai Diskominfo dan Persandian Sinjai, di Aula Pertemuan Lantai II Kantor Gabungan OPD jalan Persatuan Raya Sinjai, Rabu (21/9/2022).

Kepala DPMPTSP Sinjai Lukman Dahlan menjelaskan bahwa workshop ini dilaksanakan untuk memberikan pembekalan kepada petugas pendata yang akan turun secara door to door untuk mendata para pelaku usaha.

Selain itu, kegiatan ini para pendata diajarkan cara memanfaatkan aplikasi ‘Si Empati Plus’ yang merupakan aplikasi digtal satu data bagi pelaku usaha yang ada di Sinjai.

“Hari ini kita berikan pembekalan teknis dan tata cara mengakses informasi dan data yang baik kepada masyarakat sehingga ketika sudah melakukan pendataan dilapangan tidak ada kendala yang dihadapi,” jelasnya.

Dalam pendataan yang akan dimulai Kamis besok (22/9/2022), sedikitnya ada sekitar 50 orang petugas pendata yang direkrut dari beberapa insitansi seperti dari Dinas PMPTSP, Disperindag, Dinas Koperasi, UKM dan Temaga Kerja serta dari aparat kelurahan yang ada di Kecamatan Sinjai Utara.

Untuk rencana pendek, pihaknya terlebih dahulu akan mendata para pelaku usaha yang ada di Kecamatan Sinjai Utara. Setelah itu, akan dilakukan secara menyeluruh untuk semua kecamatan sehingga kedepan akan dimiliki satu data pelaku usaha yang terintegrasi dan bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat.

“Selama 20 hari kerja para pendata ini akan melakukan pendataan langsung kepada sekitar 2.500 pelaku usaha di Sinjai Utara. Mereka akan menghimpun informasi terkait jenis usahanya,” tuturnya.

Lukman berharap para pendata bisa melaksanakan tugas dengan baik serta diharapkan kepada masyarakat atau pelaku usaha untuk memberikan informasi secara terbuka dan benar.

“Bukan hanya berguna bagi Pemerintah, akan tetapi pendataan ini akan berdampak baik kepada pelaku usaha sebab akan menjadi media promosi terhadap usaha yang dijalankan serta juga menjadi sumber informasi bagi masyarakat,” tambahnya. (Tim Website)

Previous articleDisdik Sinjai Dorong Kualitas Mutu Sekolah Melalui ANBK
Next articleMelalui APKASI, Bupati ASA Perjuangkan Nasib Tenaga Non ASN Sinjai