16 Peserta Ikuti Uji Kompetensi Tata Rias Pengantin, Ini Pesan Kadisdik Sinjai

0
89

SINJAI, – Sebanyak 16 peserta mengikuti Uji Kompetensi Tata Rias Pengantin Gaun Panjang Berkerudung yang dilaksanakan oleh Tempat Uji Kompetensi (TUK) Arsih bertempat di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mallebi jalan Jenderal Sudirman Sinjai, Senin (15/8/2022).

Kegiatan yang digagas oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Suryani ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Sinjai A. Jefrianto Asapa dan dihadiri oleh Ketua Lembaga Sertifikasi dan Kompetensi (LSK) Tata Rias Pengantin R.A. Kanas Kosasih Koesoemadinata dan Ketua TUK Arsih, Nurnaningsih.

Suryani selaku pimpinan LKP Suryani mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) tahun 2022 yang dibiayai oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan dan Vokasi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud ristek).

“Alhamdulillah kami dipercayakan untuk melaksanakan pelatihan tata rias pengantin yang pesertanya sebanyak 16 orang. Sebelum uji kompetensi ini mereka ikut bimbingan selama 200 jam pelajaran secara gratis,” jelasnya.

Adapun syarat yang mengijuti bimbingan ini adalah berusia 17 hingga 25 tahun dan belum pernah mengikuti pelatihan tata rias pengantin di lembaga kursus lainnya.

Ketua LSK Tata Rias Pengantin R.A. Kanas Kosasih Koesoemadinata mengatakan bahwa peserta uji kompetensi yang lulus akan mendapatkan sertifikat kompetensi tata rias yang menjadi bekal dalam meningkatkan usaha.

“Para peserta nantinya akan mendapat sertifikasi resmi dari LSK pusat, ini berlaku seumur hidup. Kelak jika ingin menjadi orang profesional, kedepan bisa menyisihkan sebagian penghasilannya untuk ikut pelatihan tata rias pengantin di bidang lainnya,” harapnya.

Ia juga mengapresiasi atas kepedulian dari Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan yang selalu memberikan dukungan penuh terhadap program vokasi ini.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan A. Jefrianto Asapa berpesan agar para peserta meningkatkan kreatifitas dan dapat terus belajar meskipun telah mendapatkan sertifikat kompetensi.

Selain itu, dengan terselenggaranya pelatihan ini diharapkan membuka peluang lapangan kerja baru. Hal ini katanya, sejalan dengan program Bupati Sinjai dalam menciptakan 10 ribu lapangan kerja baru selama lima tahun kepemimpinannya.

“Setelah uji kompetensi ini kami harap peserta bisa membentuk lembaga resmi melalui UMKM sehingga kami bisa memfasilitasi agar mendapatkan bantuan permodalan dari Perbankan,” tambahnya. (Tim Website)

Previous articlePanitia HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Sinjai Gelar Gladi Kotor Upacara Bendera
Next articleSekda Sinjai Dorong OPD Daftarkan Tenaga Sukarelanya Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan