Bupati Peduli, ASA Bantu Petani 175 Ton Benih Padi di Sinjai

0
229

SINJAI, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai tahun 2022 ini akan menyalurkan 175 ton benih padi kepada kelompok tani yang ada di Kabupaten Sinjai.

175 ton benih tersebut diperuntukan bagi sawah lebih kurang seluas 7.000 hektare. Bantuan benih padi ini diberikan 25 Kg untuk satu hektarnya. 

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sinjai melalui Kasubag Program Laode Ahmad Patu mengatakan bahwa bantuan benih itu bersumber dari Pemerintah Pusat melalui APBN dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Dari APBN tahun ini kita mendapatkan benih padi untuk luas lahan 2 ribu hektar atau sekitar 50 ton benih dan dari Pemprov Sulsel untuk lahan 5 ribu hektar atau 125 ton benih padi,” jelasnya, Kamis (9/6/2022).

Menurutnya, jumlah bantuan ini merupakan yang terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini katanya tidak lepas dari upaya Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) yang intens melakukan komunikasi yang baik dengan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Bantuan ini secara bertahap telah disalurkan kepada kelompok tani kita di Sinjai, apalagi saat ini sudah memasuki musim tanam April-September,” ungkapnya.

Laode menambahkan bahwa luas potensi sawah di Kabupaten Sinjai berkisar 16.300 hektar, agar bisa mendapatkan benih padi yang berkualitas DTPHP Sinjai mendorong para petani untuk menghasilkan benih secara mandiri melalui sistem penangkaran.

Sementara itu Bupati ASA menyebutkan, bantuan benih padi yang diberikan dapat meringankan beban petani sehingga petani dapat lebih produktif lagi menanam padi. 

“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan betul petani kita sehingga bisa meningkatkan produksi dan produktivitas padi kita untuk musim tanam padi tahun ini,” harapnya.

Disisi lain, dalam upaya meningkatkan produksi padi, Pemkab juga akan membangun Jalan usaha tani (JUT) sebanyak 8 paket yang tersebar di Sinjai Borong, Sinjai Barat, Tellulimpoe dan Kecamatan Bulupoddo.

Selain itu juga akan dilakukan rehabilitasi jaringan irigasi tersier, pembangunan irigasi air tanah dangkal serta bantuan sarana dan prasarana pasca panen. (Tim Website)

Previous article53 Peserta Akan Wakili Sinjai Pada MTQ Ke-XXXII Tingkat Sulsel
Next articleBupati ASA dan Kajari Sinjai Teken Kerja Sama Penyelesaian Masalah Hukum