Pembangunan Kios Pasar Sentral Akan Terwujud Tahun Ini, Kadisperindag: Upaya Bupati ASA Perjuangkan di Pusat

0
221

SINJAI, – Kebakaran yang menghanguskan ratusan kios di Pasar Sentral Sinjai pada bulan Februari lalu masih meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat khususnya para pedagang yang mendiami kios tersebut.

Betapa tidak, sebagian besar pedagang yang berjualan di Pasar Sentral tersebut tidak mampu menyelamatkan barang jualannya. Akibatnya kerugian ditaksir hingga milyaran rupiah.

Atas kejadian tersebut, Pemkab Sinjai tidak tinggal diam dan terus melakukan berbagai upaya agar para pedagang tersebut bisa kembali berjualan dengan normal kembali.

Upaya tersebut akhirnya berhasil dengan akan dibangunnya kembali kios baru bagi para pedagang yang menjadi korban kebakaran.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan ESDM Kabupaten Sinjai, Muh. Saleh saat menjadi narasumber dalam dialog ‘OPD Bicara’ di Studio Radio Suara Bersatu FM, Selasa (17/5/2022).

Menurutnya, upaya komunikasi dan koordinasi yang dilakukan selama ini oleh Bupati ASA dengan Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Pusat melalui Direktorat Logistik Kementerian Perdagangan akhirnya membuahkan hasil.

“Alhamdulilah upaya yang dilakukan oleh bapak Bupati Sinjai yang selalu intens menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat akhirnya membuahkan kabar gembira, dimana Pemerintah Pusat akan kembali membangun kios pedagang yang telah terbakar beberapa waktu lalu, ” jelasnya.

Dijelaskan Saleh bahwa rencana pembangunan pasar akan dibangun oleh Kementerian PUPR sebab anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan pasar ini tidak sedikit dan melebihi dari platform anggaran di Kementerian Perdagangan.

“Secara nasional Kementerian PUPR akan membangun 6 pasar tahun ini, dan di Sulsel hanya Kabupaten Gowa dan Sinjai yang dapat program ini. Olehnya itu kita patut bersyukur karena perjuangan bapak Bupati selama ini tidak sia-sia,” jelasnya.

Lanjut Saleh, rencananya tim dari Kemeterian PUPR dan Kementerian Perdagangan akan datang ke Kabupaten Sinjai untuk melakukan justifikasi atau peninjauan lokasi pada tanggal 30 Mei sampai 1 Juni 2022.

“Pembangunan kembali pasar di lokasi yang sama dilakukan dengan meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan sehingga ke depan pasar ini menjadi bangunan yang bersih, tertata, dan tidak kumuh. Kita berdoa semoga pembangunannya bisa segera dimulai” tambahnya.

Sementara itu, Bupati ASA mengatakan bahwa pembangunan pasar ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para pedagang, agar pemulihan ekonomi di era pandemi Covid-19 ini dapat berjalan lebih cepat.

“Pembangunan kios di pasar sentral ini nantinya diharapkan akan dapat menampung seluruh pedagang lama, ditambah dengan beberapa pedagang yang biasa menempel di kios-kios yang terbakar,” terang ASA. (Tim Webiste)

Previous articleAlhamdulillah, Sinjai Kembali Raih Opini WTP Ke-6 dari BPK-RI
Next article4.000 Warga Jadi Sasaran Penerima BLT Pengganti Minyak Goreng, Dandim 1424 Serahkan Secara Simbolis