Pemkab Sinjai Targetkan PAD Sektor Pariwisata Naik Dua Kali Lipat

0
212

SINJAI, – Pemkab Sinjai melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata tahun anggaran 2022 sebesar Rp1,150 miliar.

Jumlah ini mengalami kenaikan dua kali lipat dari target sebelumnya pada tahun 2021 yang berkisar Rp520 juta. Kenaikan ini didasarkan pertimbangan situasi pandemi Covid-19 sudah kian baik dan tingkat kunjungan mengalami peningkatan.

Kepala Disparbud Sinjai Dr. Yuhadi Samad saat ditemui, Selasa (12/4/2022) mengatakan bahwa sektor pariwisata di Sinjai diharapkan menjadi salah satu sektor yang bisa memberikan kontribusi besar dalam peningkatan PAD Kabupaten Sinjai.

Untuk itu target yang ditetapkan sedapat mungkin terus ditingkatkan, apalagi capaian realisasi PAD dari sektor ini terus melampaui target meski ditengah hantaman pandemi Covid-19.

“Meski kasus Covid masih tinggi dan pergerakan masih dibatasi, tahun 2021 lalu kita targetkan 520 juta rupiah dan Alhamdulillah bisa tercapai hingga 108,72 persen atau berkisar 565 juta rupiah. Mudah-mudahan dengan kondisi mulai membaik tahun ini target dua kali lipat ini bisa kita capai,” jelasnya.

Untuk mencapai target tersebut, beberapa langkah srategis yang akan dilakukan seperti peningkatan kinerja para pengelola pariwisata, aktif melakukan promosi wisata melalui media sosial, website dan aplikasi ‘ayo ke Sinjai’, termasuk rencana penyesuaian tarif retribusi obyek wisata.

Lebih lanjut dikatakan, ada 7 obyek wisata yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai dan menjadi sumber PAD yakni Hutan Mangrove Tongke-Tongke, Taman Purbakala Batupake Gojeng, Benteng Balangnipa, Pulau Larea-rea, Taman Hutan Raya, Air Terjun Kembar dan Air Terjun Lembang Saukang.

Dari ketujuh obyek wisata tersebut, Hutan Mangrove Tongke-Tongke masih tetap diharapkan menjadi sumber PAD terbesar disusul Batu Pake Gojeng dan Tahura di Sinjai Borong.

“Kami optimis target ini bisa kita capai dengan kolaborasi yang baik dari seluruh stakeholder pariwisata dan kita harap situasi kembali bisa normal sehingga geliat ekonomi pada sektor pariwisata akan semakin baik,” pungkasnya.(Tim Website)

Previous articleBupati ASA: Ruas Jalan Lembang Gogoso – Laha Laha Dikerja Tahun ini
Next articleJelang Akreditasi Sekolah, Disdik Sinjai Gelar Bimtek IASP