Cegah Stunting, DP3AP2KB Sinjai Bentuk Tim Pendamping Keluarga di Desa dan Kelurahan

0
163

SINJAI, – Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menerjunkan 240 tim pendamping keluarga di 80 desa dan kelurahan yang ada di Bumi Panrita Kitta’.

Tim pendamping ini merupakan salah satu program kerja Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan anak Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) Kabupaten Sinjai.

Menurut Kadis P3AP2KB Sinjai, Andi Tenri Rawe, tim pendamping keluarga yang dimaksud terdiri dari tiga orang, diantaranya unsur bidan, PKK dan kader KB di desa dan kelurahan.

Tugas utamanya adalah membantu warga dalam langkah preventif untuk mencegah dan menekan angka Stunting di wilayah masing-masing.

“Memang di akhir 2021 kemarin kita sudah merampungkan data tim pendamping keluarga yang jalan tahun ini, satu desa sebanyak tiga orang pendamping keluarga” ungkap Andi Tenri Rawe, Rabu (19/1/2022)

Mantan Kabag Ekonomi Setdakab Sinjai ini, lebih jauh menjelaskan bahwa tim pendamping keluarga merupakan program Badan Kependudukan dan keluarga berencana Nasional (BKKBN) yang sejalan dengan program Pemkab Sinjai dalam memberikan pelayanan dasar di bidang kesehatan.

“Ini sejalan dengan progran pemerintah dalam menurunkan angka stunting, kebetulan BKKBN ditunjuk sebagai koordinator dalam penurunan angka stunting secara nasional, itu turun di kabupaten,” jelasnya.

Disebutkan program ini juga mendapat dukungan dari instansi terkait seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) Sinjai yang terlibat langsung dalam penanganan stunting di Kabupaten Sinjai.(Tim Website)

Previous articleKetua Komisi I DPRD Sinjai Harap OPD Mitra Lebih Komunikatif
Next articleDana Desa Tahun Ini Capai Rp 63 Milyar, Ini Prioritas Penggunaannya