Pemkab Sinjai Sambut Baik Advokasi Pelayanan Kesehatan Tradisional dari BKTM Makassar

0
141

SINJAI – Balai Kesehatan Tradisional Masyarakat (BKTM)  Makassar menggelar pertemuan advokasi Pelayanan Kesehatan Tradisional di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis (11/11/2021).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sinjai A. Ilham Abubakar dan dihadiri oleh Kadis Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, perwakilan dari Bappeda, pengurus TP. PKK Sinjai, para Kepala UPTD Puskesmas serta jajaran dari Dinkes Sinjai.

Kepala Instalasi Pengembangan Model dan Metode Pelayanan Kesehatan Tradisional BKMT Makassar, dr. Nurwana menyampaikan bahwa kegiatan advokasi ini bertujuan untuk memperoleh dukungan dari Pemerintah Daerah dalam hal penyelenggaraan pelayanan kesehatan tradisional di Kabupaten Sunjai.

“Kegiatan ini kita ingin ada kerjasama dalam memajukan pelayanan kesehatan tradsional di Sinjai sehingga kita harap Pemerintah Daerah memberikan dukungan pelaksanaan kesehatan tradisional,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini pula, ia berharap dapat meningkatkan peranan masyarakat dalam memberdayakan tanaman yang ada di lingkungannya untuk meningkatkan derajat kesehatannya melalui obat tradisional.

Peserta Advokasi Pelayanan Kesehatan Tradisional

Andi Ilham Abubakar yang mewakili Bupati Sinjai dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada BKTM Makassar yang mengadvokasi kegiatan ini.

Selaku Pemerintah daerah, pihaknya siap bekerjasama dengan BKTM Makassar dalam menjalankan program ini melalui pendampingan dan pelatihan yang diberikan kepada pengelola pelayanan kesehatan yang ada di Sinjai.

Selain itu, besarnya animo masyarakat dalam menggunakan obat tradisional membuat keberadaan pengobatan tradisional dilakukan secara terus menerus sejak dahulu dan menjadi bukti pelayanan kesehatan di Indonesia sejak masa lalu.

“Pengobatan tradisional hingga saat ini belum banyak diterapkan di pelayanan kesehatan, salah satu kendalanya karena belum semua pengobatan tradisional punya bukti ilmiah. Padahal kita memiliki bahan baku dan pangsa pasar sangat banyak untuk dikembangkan,” ujarnya.

Dalam pertemuan ini dipaparkan terkait kebijakan dan perencanaan Pemerintah Daerah dalam pelayanan kesehatan tradisional oleh Kadis Kesehatan Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik dan implementasi pelayanan kesehatan tradisional di fasilitas pelayanan kesehatan yang disampaikan perwakilan dari BKTM Makassar. (Tim Website)

Previous articleAkhir November 2021, Pemkab Sinjai Targetkan Sasaran Vaksinasi Mencapai 40 Persen
Next articlePedagang Pasar Sentral Sinjai Antusias Ikuti Donor Darah HPS2