Podcast Sambut HUT Sulsel Ke 352 Tahun, Bupati ASA Sampaikan Program Bidang Pendidikan

0
51

SINJAI – Sektor pendidikan merupakan salah satu fokus perhatian Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dalam menjalankan roda pemerintahan sejak tahun 2018.

Berbagai inovasi dan kebijakan yang diluncurkan sejak awal kepemimpinannya saat ini sudah direalisasikan demi mewujudkan pelayanan pendidikan yang paripurna bagi seluruh masyarakat Sinjai.

Hal itu diungkapkan Bupati ASA dalam Podcast Series #8 menyambut HUT ke 352 Sulsel, Kamis malam (14/10/2021) yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Tribun Timur.

Bupati ASA menguraikan bahwa sejak awal kepemimpinannya, selain menggratiskan seluruh biaya sekolah, pihaknya juga memberikan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa baru di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Mengingat masih banyaknya warga miskin yang kesulitan untuk membeli perlengkapan sekolah untuk anaknya maka kami gratiskan mulai dari seragam sekolah, tas, topi, dasi hingga buku tulis. Ini kami lakukan agar tidak ada persaingan atau kesenjangan diantara siswa,” jelasnya.

Melalui program ini terbukti dalan tiga tahun terakhir ini dapat meningkatkan jumlah siswa yang melanjutkan sekolah.

Untuk perbaikan infrastruktur sekolah, tahun ini puluhan sekolah mulai dari jenjang TK hingga SMP dilakukan perbaikan sarana dan prasarana seperti ruang belajar, toilet, perpustakaan maupun fasilitas lainnya dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) berkisar Rp. 40 milyar lebih.

“Alhamdulillah kita patut syukuri karena Sinjai termasuk daerah yang mendapatkan DAK pendidikan tertinggi di Sulsel. Ini berkat data yang yang dikirim melalui aplikasi dapodik dinilai valid,” jelasnya.

Tidak hanya itu, untuk beralih ke digitalisasi pendidikan, sejak tahun 2019 lalu Pemkab Sinjai menjalin kerjasama dengan Microsoft Indonesia untuk menerapkan sistem pembejaran secara digital.

Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya membentuk tim MACCA yang melakukan training kepada seluruh kepala sekolah, guru maupun siswa dalam hal penguasaan teknologi informasi.

“Sudah ribuan guru termasuk kepala sekolah yang telah diberikan pelatihan IT minimal mampu memanfaatkan internet dan memiliki email. Hasil dari pelatihan ini sudah sekitar 38 ribu akun microsoft 365 yang menyimpan data hingga 5 tera sudah kita bagikan kepada kepala sekolah, pengawas, guru dan siswa, ” kata ASA.

Melalui pembelajaran digital ini memudahkan para guru dalam memberikan pengajaran saat pandemi Covid-19 melanda negara ini sejak tahun lalu. Dimana setiap gugus sekolah dibentuk studio pembelajaran yang digunakan untuk melakukan pengajaran dengan sistem online.

Dikalangan mahasiswa lanjut ASA, pihaknya memiliki program beasiswa dan biaya penyelesaian studi bagi putra-putri asal Sinjai yang melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi.

Beasiswa S1 hingga S3 tersebut tidak hanya untuk mereka yang memiliki nilai akademik tinggi akan tetapi juga yang berprestasi di berbagai bidang.

“Jadi bukan hanya yang memiliki nilai akademik tinggi yang kita berikan beasiswa tetapi juga yang memiliki prestasi baik itu dibidang olahraga, agama, seni maupun bidang lainnya, termasuk dari keluarga kurang mampu” tuturnya. (Tim Website)