Pasca Lebaran, Jumlah Kasus Covid-19 di Sinjai Kembali Meningkat

0
215

SINJAI – Angka kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sinjai kembali bertambah dalam sepekan terakhir setelah lebaran Idul Fitri 1442 hijriah.

Dari data yang disampaikan Satgas Covid-19 Kabupaten Sinjai angka Covid-19 di Sinjai saat ini tercatat sebanyak 29 orang. Jumlah ini bertambah sebanyak 24 orang dari jumlah 5 orang sebelum lebaran.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sinjai, Tamzil Binawan, saat melakukan conferensi pers melalui Radio Suara Bersatu, Sabtu siang (22/5/21) menguraikan, bahwa sebelum lebaran jumlah yang masih terkonfirmasi Covid-19 ada 5 orang.

Selanjutnya setelah lebaran bertambah kasus baru sebanyak 8 orang dan terakhir Jumat kemarin (31/5/21) ada penambahan lagi 16 kasus baru sehingga total sekarang menjadi 24 kasus.

Untuk 16 kasus baru itu berasal dari Desa Tongke-tongke 1 kasus, Desa Kanrung Kecamatan Sinjai Tengah 3 kasus, Desa Saotengnga Kecamatan Sinjai Tengah 2 kasus, Desa Talle Sinjai Selatan 3 kasus, Desa Palae Sinjai Selatan 2 kasus, serta masing-masing 1 kasus tersebar di Kelurahan Lappa, Kelurahan Biringere Sinjai Utara, Desa Bulukamase Sinjai Selatan, Desa Lasia Sinjai Timur dan Desa Saotengah Tellulimpoe.

“16 kasus kemarin itu merupakan hasil screening wanita ibu hamil 6 orang, suspek 2 orang dan mahasiswa/santri yang mau mondok sebanyak 8 orang,” kata Tamzil yang juga selaku Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai yang didampingi Kadis Kesehatan dr. Emmy Kartahara Malik.

Menyikapi hal tersebut ia mengharapkan agar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara Mikro yang ada disetiap desa/kelurahan agar tetap diaktifkan sebab upaya ini dinilai efektif dalam menekan penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Sinjai dr. Emmy Kartahara Malik mengatakan, bahwa pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini semuanya menjalani isolasi mandiri dengan tetap penadapat pengawasan dari petugas kesehatan setempat.

“Jadi petugas kesehatan yang ada di posko PPKM setiap desa/kelurahan ini yang mengontrol masyarakat yang menjalani isolasi mandiri. Kita harap yang isolasi mandiri ini secara sadar untuk menjalani isolasi secara ketat, namun ketika ada yang bergejala segera kita tindak lanjuti untuk penanganaan lebih lanjut,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan adanya penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19, maka Kabupaten Sinjai kembali masuk dalam zona orange penyebaran Covid-19, setelah sebelumnya sudah dinyatakan masuk zona kuning pada saat menjelang lebaran Idul Fitri. (Tim Website)