PPSDM Kemenkes Perkenalkan Program Pendidikan Berkelanjutan

0
231

SINJAI – Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki peran penting dalam pembangunan nasional, termasuk pembangunan kesehatan. Oleh sebab itu, pengembangan kompetensi SDM Kesehatan perlu dilakukan untuk membentuk para agen perubahan dalam rangka mendukung keberhasilan pembangunan kesehatan.

Hal inilah yang mendasari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai menggelar sosialisasi strategi pengembangan kualifikasi SDM kesehatan berkelanjutan, bertempat di Aula Pertemuan Hotel Grand Rofina Sinjai, Kamis (3/12/20).

Adapun sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang perencanaan kebutuhan SDM kesehatan, memberikan informasi tentang program pendidikan berkelanjutan untuk tenaga medis keperawatan dan tenaga kesehatan lainnya serta memberikan informasi tentang aplikasi yang menggambarkan jumlah tenaga kesehatan yang melanjutkan pendidikan.

Direktur RSUD Sinjai dr. Kahar Anies menyampaikan,sosialisasi ini penting dilakukan bagi tenaga kesehatan di Sinjai agar mereka mengetahui perkembangan informasi terkait program pendidikan berkelanjutan sehingga bisa meningkatkan SDM yang dimilikinya.

“Selama ini para tenaga kesehatan harus mencari tahu sendiri apa yang harus ditempuh supaya bisa melanjutkan pendidikan, sehingga hari ini kita datangkan dari Badan PPSDM Kemenkes untuk berbagi informasi terkait program pendidikan atau beasiswa yang disiapkan, ” jelasnya

dr. Kahar menambahkan, kualifikasi pendidikan yang ada di RSUD Sinjai saat ini terdiri dari 23 dokter spesialis dan 1 orang dokter spesialis gigi. Kualifikasi ini sudah memenuhi standar rumah sakit type C.

Bupati Sinjai yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Sinjai Drs. Akbar yang membuka kegiatan ini memberi apresiasi atas terlaksananya sosialisasi ini.

Menurutnya, sosialisasi ini sangat strategis dalam rangka meningkatkan SDM tenaga kesehatan dan sangat sejalan dengan visi dan misi Pemkab Sinjai yaitu “Terwujudnya Masyarakat Sinjai yang Mandiri Berkeadilan dan Religius Melalui Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing”.

“Untuk menjadi pelayan publik, tidak hanya dibutuhkan skill dan pengetahuan yang bagus akan tetapi juga diperlukan sumber daya gerak, sumber daya perilaku, serta memiliki tata krama dan tutur kata yang baik, ” jelasnya.

Sosialisasi ini diikuti sebanyak 80 orang peserta yang terdiri dari unsur dari Dinas Kesehatan Sinjai, unsur dari BKPSDMA Sinjai, Bagian organisasi dan tatalaksana, pejabat struktural dan Kepala Ruangan RSUD Sinjai,Komite Medik, Komite keperawatan dan para kepala Puskesmas.

Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat ini menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Pelatihan SDM Kemenkes yang dipimpin oleh Kepala Bidang Kualifikasi SDM Kesehatan Berkelanjutan Badan PPSDM Kementerian Kesehatan dr. Ita Dahlia. (Tim Website)