Bupati Kunjungi Rumah Produksi Jahe’s Kopi di Tellulimpoe

0
126

SINJAI, – Memanfaatkan waktu luang, Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA), menyempatkan mengunjungi salah satu rumah produksi Tellu Silo’ Aldian Jaya, yang beralamat di Kelurahan Mannanti, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Minggu (13/9/2020)

Rumah Produksi Tellu Silo’ Aldian Jaya yang memproduksi minuman, dari jahe merah dan sereh berupa kopi jahe (Jahe’s Kopi) dan susu jahe (Jahe’s Susu) ini, terus mengembangkan dua produknya lagi yakni keripik kelapa muda dan stik rumput laut yang bakal di launching bulan ini.

Tak ayal rumah produksi yang diinisiasi oleh Awaluddin pemuda setempat itu mendapat support dari Bupati ASA, sebab produk lokal tersebut telah membantu pemerintah menggerakkan perekonomian daerah.

“Kami dari pemerintah tentu sangat mensupport UMKM Tellu Silo’ Aldian Jaya yang kini tengah berkembang, apalagi pencetusnya adalah anak muda setempat,” kata Bupati ASA.

Sementara itu, Pemilik Rumah Produksi, Awaluddin, mengaku senang lantaran Bupati Sinjai ASA menyempatkan waktu untuk mengunjungi rumah produksi miliknya yang dirintis sejak bulan Maret lalu.

Apalagi dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Pemerintahan Sinjai memberikan support kepada dirinya, sekaligus memberikan solusi agar rumah produksi Tellu Silo’ Aldian Jaya, untuk terus meningkatkan hasil produksinya.

“Usaha ini kami rintis pada bulan Maret lalu, jadi masih baru. Beberapa hasil produksi kami diantaranya jahe’s kopi, jahe’s susu, kripik kelapa muda, serta produk baru kami akan di launcing bulan ini yakni stik rumput laut,” ungkap Awaluddin yang mempekerjakaan 12 karyawan dalam mengelola beberapa produksi UMKM.

Tak perlu mencari keluar daerah untuk mendapatkan bahan bakunya. Sebab, kata Awaluddin bahan baku untuk mengelola produksi itu diperolehnya dari hasil pertanian, di Kecamatan Tellulimpoe.

“Melihat potensi pertanian di Sinjai khususnya di Tellulimpoe begitu melimpah, makanya diinisiasi setelah panen tidak lagi langsung dijual tapi di olah dalam bentuk produk agar harga nilai jualnya lebih baik lagi,” tandasnya.

Kegigihan Awaluddin dalam mengembangkan usahanya tersebut, kini dalam sehari dapat memproduksi 200 bungkus. Teranyar, hasil produksinya kini sudah tembus di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah. (Tim Website)