34 Tahun Mengabdi Sebagai ASN, Kadis P3AP2KB Sinjai Masuki Purnabakti

0
653

SINJAI – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sinjai, Dra. Hj. Mas Ati, terhitung 1 Agustus 2020 memasuki purnabakti atau pensiun.

Selama 34 tahun mengabdi sebagai ASN di Sinjai, selain Kepala Dinas DP3AP2KB Sinjai, Mas Ati juga pernah menduduki jabatan penting seperti Kabag Kesra Setdakab, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB serta Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sinjai.

“Selama 34 tahun 5 bulan 22 hari, saya mengabdi sebagai birokrasi dengan segala dinamikanya, tentu banyak dibarengi dengan rasa senang dan terkadang pula sedih, namun berkat kerjasama yang baik dari seluruh pihak, semuanya dapat terlaksana dengan baik”, katanya.

Lebih lanjut dikatakan Mas Ati, beberapa momentum yang tidak terlupakan selama menjadi birokrasi seperti ketika menjabat sebagai Kabag Kesra yaitu melalui program Bupati Sinjai kala itu A. Rudiyanto Asapa, memberikan hadiah umrah kepada petugas makam.

“Momentum paling indah saat itu ketika melihat betapa bahagianya dua petugas makam mendapat hadiah umrah dari Bupati, yaitu petugas makam di Lempangeng, Puang Jama dan petugas makam di Sinjai Timur atas nama Puang Toeng”, tuturnya.

Selain itu, lanjut Mas Ati, ketika menjabat sebagai Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga dengan melahirkan inovasi pelayanan publik hingga masuk TOP 33, melalui aplikasi yang dapat mengakses semua sektor pendidikan.

Selama menjabat Kadis P3AP2KB sejak tahun 2017 beberapa prestasi yang telah diraih diantaranya, Sinjai mendapatkan penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Pratama selama empat tahun berturut-turut, penghargaan Anugrah Parahika Ekapraya (APE) Kategori Utama pada tahun 2019, menghadirkan Rumah Data di 9 kecamatan.

Bahkan dipenghujung masa akhir jabatannya, pihaknya juga berhasil membawa Sinjai menjadi urutan pertama di Sulsel, dalam pencapaian kontribusi pemakaian alat kontrasepsi implan dan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) melalui program Bangga Kencana.

Mas Ati menitipkan pesan kepada lintas sektor untuk memberikan perhatian khusus kepada forum anak yang ada di Sinjai, serta mengajak kepada seluruh ASN di Sinjai dalam melaksanakan kewajibannya agar menghadirkan 3 budaya yaitu budaya kerja, budaya tertib dan budaya bersih.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan yang selalu memberikan arahan dan bimbingan dalam setiap pelaksanaan tugas yang kami emban, serta kerjasama yang baik dari seluruh staf dan pihak yang telah membantu kami selama ini dalam mengemban amanah dan jika selama ini ada kesalahan atau kekurangan mohon dimaafkan”, ucap Mas Ati.

Setelah memasuki masa pensiun, Mas Ati belum mengetahui rencana kedepan namun pihaknya masih akan tetap aktif dalam lembaga pengabdian masyarakat khususnya membantu pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan, sebab saat ini masih menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua Dewan Pendidikan Sinjai.

“Untuk saat ini saya akan lebih banyak di rumah menyusun silabus tentang pengelolaan waktu untuk membentuk kedisiplinan diri pasca purnabakti. Selain itu, saya juga tetap aktif dibeberapa organisasi seperti Wakil Ketua Kwarcab, Wakil Ketua Dewan Pendidikan Sinjai, Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan (FKPPI) Sinjai, dan Ketua Harian Perwosi”, jelas Mas Ati.

(AaN/Fatmawati Kominfo Sinjai)