Disperindag Tepis Isu Hoax Soal Pasar Sentral Sinjai Akan Ditutup

0
261

SINJAI – Ditengah ancaman wabah virus corona, ada saja oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang dengan sengaja menyebarkan berita hoax atau bohong.

Baru-baru ini beredar kabar bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai akan menutup pasar sentral Sinjai selama 10 hari. Isu ini kemudian beredar di media sosial (medsos) seperti Facebook dan Grup WhatsApp.

Isu tersebut sontak saja langsung dibantah oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sinjai, Ir. H. Ramlan Hamid.

Menurutnya pemerintah saat ini tidak pernah mengeluarkan pernyataan mengenai penutupan pasar sentral Sinjai.

“Ini informasi yang sangat menyesatkan. Itu tidak benar, semua tetap berjalan seperti biasanya,” tegas Ramlan.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sinjai meminta agar masyarakat tidak panik. Meski begitu pemerintah telah melakukan sterilisasi di pasar-pasar dengan penyemprotan disinfektan guna untuk mencegah penularan Corona.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk senantiasa menjaga kebersihan dan bekerjasama dalam upaya-upaya pencegahan.

“Para pedagang agar tidak menyikapi soal informasi yang tidak benar itu”, imbuh Hamid. (Jum Kominfo Sinjai)

Previous articleJubir Penanganan Covid-19 : Belum Ada Warga Sinjai Positif Corona
Next articleKetua Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Sinjai Harap Warga Taat Himbauan Pemerintah