Pemkab Sinjai Bentuk Gugus Tugas Pencegahan Corona

0
279

SINJAI – Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) telah membentuk gugus tugas pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Bumi Panrita Kitta.

Gugus tugas Virus Corona tersebut diketuai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, dr. Andi Suryanto Asapa dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, Drs Budiaman sebagai wakil.

Tidak hanya itu, Kepala Dinkes Sinjai, dr Andi Suryanto Asapa juga ditunjuk menjadi juru bicara (jubir) Pemerintah Kabupaten Sinjai, mengenai informasi virus Corona.

Penunjukan juru bicara tersebut, menurut Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) agar informasi mengenai Virus Corona dapat dilakukan satu pintu di Kabupaten Sinjai.

Bupati ASA berharap kedepan tidak ada berita yang keluar yang dikomsumsi masyarakat kecuali melalui Jubir maupun dari dirinya sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Saya tunjuk Kadinkes sebagai Jubir agar tidak ada informasi ataupun berita Sekaitan dengan mengenai Corona tanpa melalui Jubir”, kata Bupati ASA yang ditemui di ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Senin sore (16/3/2020)

Kebijakan Pemkab Sinjai menanggapi virus Corona tidak hanya sampai disitu, bahkan seluruh ASN dilarang untuk melakukan perjalanan dinas selama 14 hari kedepan.

Kemudian meniadakan acara pengumpulan massa atau kegiatan yang bersifat massal serta membentuk posko darat dan laut masing-masing 4 posko untuk memantau aktivitas lalu lintas barang maupun orang dari luar Kabupaten Sinjai.

Bupati mengajak masyarakat untuk tidak panik mengenai isu Corona sebab Bumi Panrita Kitta sebutan daerah Kabupaten Sinjai, kata dia masih dalam status siaga.

“Saya minta masyarakat tidak perlu panik, Inshaa Allah kami siap menghadapi virus Corona untuk tidak tersebar di Kabupaten Sinjai, saya juga meminta kerjasama semua pihak”, ucap ASA seraya mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup sehat.

Sebelumnya, Pemkab Sinjai juga meliburkan aktivitas sekolah mulai dari tingkat TK hingga SMP selama dua pekan lamanya atau 31 Maret 2020 mendatang.

Hal itu seusua dengan Keputusan Presiden (Kerpres) nomor 7 tahun 2020 mengenai pencegahan penyebaran virus Corona. (Irawan/Lela Kominfo)

Previous articleAntisipasi Virus Corona, Sekolah di Sinjai Diliburkan
Next articleCegah DBD, Ketua TP PKK Sinjai Ajak Masyarakat Giatkan PSN