Kajari Sinjai Harap Tim Kewaspadaan Dini Dibentuk Hingga Kecamatan

0
287

SINJAI – ┬áKepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sinjai Ajie Prasetya mengatakan, Rapat Koordinasi Kewaspadaan Dini yang baru saja digelar oleh Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sinjai merupakan salah satu upaya untuk memperkuat proteksi dini dalam menghadapi berbagai macam ancaman.

Menurut Ajie Prasetya, kegiatan tersebut sangat bagus sebab hal ini menyangkut kewaspadaan dini semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun masyarakat, yang tentu saja dalam memberikan kewaspadaan dini sangat mempunyai pengaruh yang besar, untuk pelaksanaan maupun untuk memperlancar kegiatan pembangunan di Kabupaten Sinjai.

“Karena pada prinsipnya dengan kewaspadaan dini ini kita mengetahui segala macam permasalahan, ancaman ataupun hambatan dan gangguan yang bakal menyerang ataupun yang akan menghambat program-program di Kabupaten Sinjai,” kata Ajie Prasetya, Senin (9/3/2020) usai mengikuti Rakor di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai.

Seperti sambung dia, beberapa materi yang disampaikan Forkopimda dari pihak Kepolisian Polres Sinjai yang menyampaikan mengenai bahaya dan penanggulangan tindak pindana narkoba.

Demikian halnya, dari pihak Dandim 1424 Sinjai menyampaikan beberapa item isu strategis yang menurut Kajari Sinjai, Ajie Prasetya perlu untuk dicermati dan ditindaklanjuti khususnya yang sedang melanda Indonesia pada umumnya.

Contohnya imbuh dia, terjadinya konflik sosial, masalah narkoba, sensus penduduk, virus korona dan rasisme yang baru-baru ini terjadi di Papua.

“Hal-hal inilah yang menjadi isu strategis yang harus kita cermati dan tindaklanjuti, serta harus kita cari solusinya, supaya tidak menimpah Kabupaten Sinjai,” jelasnya.

Dengan begitu, orang nomor satu ditubuh Kejaksaan Negeri Sinjai itu berharap, kegiatan yang baru saja dilakukan sejatinya terus ditingkatkan.

Terkhusus untuk tim kewaspadaan dini masyarakat agar tidak hanya dibentuk di tingkat Kabupaten, tetapi hal itu juga harus di tindaklanjuti ditingkat Kecamatan.

“Sebab, kecamatanlah selaku garda terdepan yang ada di masyarakat bawah yang tentu saja dapat menghimpun semua informasi atas hambatan dan tantangan, serta gangguan yang akan menjadikan suatu ancaman masyarakat ataupun Pemerintah Daerah Sinjai,” harapnya. (Irawan/Fatmawati Kominfo Sinjai)