Kadis Kesehatan Bantah RSUD Sinjai Jadi Rujukan Pasien Corona

0
2100

SINJAI, – Isu yang beredar mengenai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai dijadikan rujukan pasien virus corona Wuhan atau 2019-nCoV tidak benar alias hoax.

Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Andi Suryanto Asapa membantah hal itu. Dia menegaskan bahwa, isu yang beredar di media sosial adalah isu yang tidak benar.

Suryanto mengimbuhkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Provinsi Sulawesi Selatan dari 100 rumah sakit rujukan penyakit corona di Indonesia khusus untuk di Sulsel yakni RS Wahidin Sudiro Husodo.

“Kami tegaskan bahwa, saat ini yang jadi rujukan covid 19 hanya RS Wahidin Sudiro Husodo. Jadi masyarakat tidak usah panik,” demikian kata Suryanto.

Selain itu dari hasil koordinasi, Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel menyebut bahwa data tersebut merupakan data lama.

Apalagi, memang RSUD Sinjai pernah menerima bantuan berupa gedung perawatan dan bahan kesehatan habis pakai berupa masker, gaun, sepatu boot, helm pada saat kejadian Flu Burung sekitar tahun 2006 lalu.

“Itu adalah data lama pada waktu kasus flu burung pada tahun 2006,” ungkap Suryanto, Senin (2/3/2020) malam.

Hal yang sama diungkapkan, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Sinjai, Dr. Andi Julia Arisanti, mengemukakan bahwa, Rumah Sakit rujukan Corona di Sulawesi Selatan yang ditunjuk saat ini adalah RS Wahidin Sudirohusodo.

Meski begitu, RSUD Sinjai kata Julia, tetap akan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi pasien terduga Virus Corona sesuai kemampuan dan sarana prasarana yang ada.

Selain itu, pihaknya tetap melakukan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten dan Dinas Kesehatan Provinsi serta RS rujukan yang lebih tinggi.

Julia juga menghimbau masyarakat untuk tidak panik dengan isu yang tidak jelas. Dia berharap, masyarakat senantiasa menjaga kebersihan, utamanya senantiasa mencuci tangan dengan sabun, tidak menyentuh wajah dan mata dengan tangan yang kotor, menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat dan makanan bergizi.(Jum/Irawan Kominfo Sinjai)