Begini Komitmen Pemkab Sinjai Permudah Perizinan

0
60

SINJAI – Peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa dan Wakil Bupati, Sinjai Hj Andi Kartini Ottong.

Sejak dilantik pada 28 September 2018 lalu, penyederhanaan perizinan terus dilakukan Pemkab Sinjai melalui, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sinjai sebagai realisasi dari program tersebut.

Di tahun pertama pemerintahan Bupati ASA, menurut Kadis DPMPTSP Lukman Dahlan, kemudahan dalam proses perizinan terus dilakukan pihaknya, dan sekitar 3.740 izin terdiri dari 28 jenis izin yang diterbitkan selama tahun 2019.

“Sesuai arahan pak Bupati dan programnya, kita memang berikan masyarakat dengan berbagai kemudahan dalam proses perizinan”, ucap Lukman Dahlan, Kamis (26/2/2020)

Masih dalam peningkatan kualitas pelayanan, Bupati ASA juga telah meluncurkan gerai administrasi perizinan sektor kelautan dan perikanan yang dipusatkan di Kompleks Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Lappa.

Gerai yang juga dikelola DPMPTSP Sinjai, ini dilaunching Bupati ASA di awal pemerintahannya sebagai wujud realisasi janji politik semasa Kampanye Pilkada 2018 lalu. Bahkan gerai ini merupakan satu-satunya di Sulsel dan sudah menjadi percontohan bagi daerah lain.

Total izin yang diterbitkan 1140 izin, dengan 4 jenis izin yang dikeluarkan, seperti Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP), Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI), Surat Izin Usaha Pengangkutan Ikan (SIKPI) dan Bukti Pencatatan Kapal Perikanan (BPKP), yang menghasilkan PAD untuk Pemprov Sulsel sebanyak Rp.401.940.000.

“Ini terus akan kita lanjutkan, tahun lalu sekitar 1140 izin keluar. Masyarakat dapat memiliki dan mengurus surat izinnya hingga malam hari, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan perizinan”, sambungnya.

Untuk memudahkan pelayanan publik, DPMPTSP Sinjai juga telah menerapkan sistem pendaftaran secara online yang dikenal dengan Sistem Informasi Managemen Pelayanan Administrasi Perizinan Online (SIMPELMI), yang diluncurkan Bupati ASA di akhir tahun 2018 lalu atau di awal pemerintahannya.

Aplikasi SIMPELMI ini, untuk memberikan pelayanan perizinan secara luas kepada masyarakat secara online dalam memperoleh pelayanan yang prima serta meningkatkan kemudahan berusaha dan daya saing daerah.

“Jadi selain menyediakan pengaduan secara online, Aplikasi SIMPELMI juga memutuskan mata rantai calo perizinan, dan mencerdaskan masyarakat untuk menggunakan internet”, tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sinjai di bawah kepemimpinan Bupati ASA dan Wakilnya Andi Kartini Ottong , terus berupaya menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat, mudah serta memberi kepastian dengan menerapkan digital Signature atau tandatangan digital.

Penerapan teknologi tersebut dikerjasamakan, dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Sinjai untuk meningkatkan daya saing sesuai dengan misi Pemkab Sinjai dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, bersih dan demokratis melalui penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, aspiratif, partisipatif dan transparan.

Dengan tandatangan Digital ini, maka masyarakat akan mendapatkan waktu pelayanan yang cepat dan tepat, sebab tidak akan ada lagi halangan berkas terlambat ditandatangani meski Kadisnya tidak ditempat.

“Kalau dulu menggunakan tanda tangan manual, kalau pak kadisnya lagi diluar provinsi/kabupaten atau sedang rapat dimana sudah jam 4 itu tidak bisa tertandatangani. Nah sekarang sambil rapat saya bisa tandatangani melalui digital signature”, tandasnya.

Sistem tandatangan digital ini merupakan salah satu penyederhanaan birokrasi pelayanan perizinan

Sedangkan program lainnya adalah peningkatan investasi di Kabupaten Sinjai, Kata Mantan Kabag Hukum Setdakab Sinjai itu untuk tahun 2019 mencapai diangka Rp34 miliar lebih baik dari investor swasta dan masyarakat.

“Tahun ini kita target lagi Rp43 Miliar lebih artinya meningkat dari realisasi tahun 2019. Bupati ingin menggenjot proses upaya mendatangkan investor di Kabupaten Sinjai”, jelasnya.

(Irawan Kominfo Sinjai)