Masih Kekurangan Ratusan Guru, Ini Upaya Disdik Sinjai

0
995

SINJAI – Permasalahan kekurangan tenaga pendidik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih sangat dirasakan oleh hampir seluruh sekolah di wilayah Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Sinjai.

Kabupaten yang dikenal Bumi Panrita Kitta ini masih kekurangan guru berstatus ASN mencapai 956 guru untuk tingkat SD dan SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai A. Jefriyanto Asapa saat ditemui di Ruang kerjanya, Jumat (7/2/20) mengatakan, bahwa sekolah-sekolah yang ada di Sinjai masih membutuhkan ratusan guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Guru SD yang bertatus PNS di Sinjai sekarang ada 1.560 orang dan kita masih kekurangan 716, sedangkan guru SMP kita yang berstatus PNS yaitu 561 orang, sementara kita juga masih membutuhkan 240 orang, jadi totalnya kita kekurangan 956 guru,” urainya.

Dari pemetaan yang dilakukan Dinas Pendidikan Sinjai kekurangan guru ini berada di wilayah Kecamatan Sinjai Barat dan Kecamatan Pulau IX. Sedangkan guru yang paling dibutuhkan saat ini adalah guru Olahraga, guru Pendidikan Agama Islam dan guru Prakarya.

Upaya mengatasi kekurangan tersebut, pihaknya memberdayakan tenaga sukarela atau guru non PNS yang ada sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing.

Selain itu Andi Jefriyanto berharap, ada kebijakan dari Pemerintah Daerah untuk menutupi kekurangan tersebut dengan menyampaikan usulan ke Pemerintah Pusat agar diberikan wewenang untuk menentukan formasi CPNS.

“Boleh dikata dalam penerimaan CPNS guru yang dilakukan sebelumnya tidak sesuai dengan kebutuhan kita sehingga penempatannya mubazir,” jelasnya.

Disisi lain, Mantan Camat Sinjai Utara menyampaikan, bahwa ada beberapa sekolah di Sinjai yang kelebihan guru atau menumpuk sehingga mulain bulan ini pihaknya melakukan pemerataan guru.

Guru yang masa pengabdiannya dibawah 8 tahun harus menerima resiko penempatan sesuai kebutuhan yang ada, sedangkan guru yang mengabdi diatas 8 tahun akan ditempatkan berdasarkan zonasi domisilinya.

“Bukan hanya guru PNS tetapi guru sukarela yang menumpuk seperti di Kecamatan Sinjai Utara, Sinjai Timur dan Sinjai Selatan, kedepaan kita akan sebar ke kecamatan lain yang kekurangan guru, ” tambahnya. (AaN Kominfo Sinjai)