Subsidi Gas 3 Kilogram Bakal Dihapus, Kadisperindag Sinjai : Masih Dalam Kajian

0
99

Terkait rencana pemerintah pusat untuk mencabut subsidi gas LPG 3 Kg pada semester II 2020. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Sinjai Ir. H. Ramlan Hamid berharap kebijakan tersebut dibatalkan. Menurutnya, hal itu akan membuat warga tidak mampu semakin kesulitan.

“Kalau subsidi dicabut berarti harga gas 3 kg jadi mahal, kasihan masyarakat kecil yang masih membutuhkan subsidi, namun tentunya kami di daerah harus siap jika Pemerintah Pusat tetap mencabut gas subsidi tersebut, ” ucap Ramlan saat ditemui di Ruang Kerjanya, Selasa (21/1/20).

Sebelumnya, pemerintah berencana mencabut subsidi gas LPG 3 Kg dan mengkonversinya dengan bantuan langsung kepada masyarakat tidak mampu.

Menurut Ramlan, rencana penghapusan subsidi gas elpiji melon tersebut masih dalam pengkajian di Kementerian ESDM, Pertamina dan BPH migas terkait penyesuaian harga. Rencana pencabutan ini didasari karena gas subsidi ini dinilai tidak tepat sasaran.

Lebih lanjut Ramlan mengatakan bahwa sebagian besar masyarakat kurang mampu di Sinjai sangat merasakan manfaat tabung gas subsidi tersebut, namun disisi lain ia mengakui bahwa tidak sedikit pemanfaatan gas bersubsidi ini tidak tepat sasaran.

“Kita tunggu kebijakan Pemerintah Pusat apakah gas elpiji ini subsidinya dicabut atau dikurangi. Jadi saya imbau masyarakat tidak usah resah terkait informasi ini. Kalau ada perubahan kita akan sosilisasikan secara menyeluruh,” kata Mantan Kadis Koperasi, Tenaga Kerja dan UMKM Sinjai ini. (AaN/Ning Kominfo Sinjai)