Musim Libur, Hutan Mangrove Tongke-tongke Diserbu Pengunjung

0
2829

Memasuki masa libur sekolah banyak masyarakat atau orang tua mengajak putra-putrinya mengunjungi berbagai obyek wisata. Salah satunya obyek wisata di Sinjai yang menjadi favorit adalah Hutan Mangrove Tongke-tongke.

Beberapa hari terakhir sejak libur sekolah, Hutan Mangrove Tongke-tongke dipenuhi pengunjung yang tidak hanya saja datang dari dalam daerah tapi ada juga dari luar Kabupaten bahkan ada dari Provinsi lain.

Lokasinya tak jauh dari pusat kota Sinjai, hanya sekitar 20 menit dengan kendaraan roda dua dan empat, dengan harga karcis yang terjangkau cuma Rp. 5.000 untuk dewasa dan Rp. 3.000 untuk anak-anak.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sinjai Haerani Dahlan, Rabu (25/12/19) mengakui jumlah pengunjung masa libur sekolah seperti sekarang meningkat. “Bisa berkali-kali lipat dari hari-hari biasanya,” tuturnya.

Dikatakannya dalam keadaan normal jumlah pengunjung pada hari-hari biasa hanya berkisar 200 orang. Sedangkan pada hari libur seperti saat ini yaitu Sabtu bisa mencapai ribuan orang khususnya pada hari Sabtu dan Minggu.

Selama bulan desember ini pihaknya juga rutin melakukan monitoring terhadap obyek wisata yang ada di Sinjai untuk mendengarkan masukan dan saran dari para pengunjung serta untuk menghindari terjadinya kebocoran.

Sekedar diketahui Hutan mangrove ini sebagai Kawasan konservasi, penelitian dan rekreasi dengan suguhan pemandangan hutan bakau yang rimbun dan indahnya laut lepas.

Selain itu, beberapa obyek wisata lainnya yang mulai ramai dikunjungi seperti Taman Purbakala Batu Pake Gojeng, Pulau Larea-rea, Tahura Abdul Latief, Bukit Pattiro-tiroang dan obyek wisata lainnya, bahkan di obyek wisata baru Pantai Bulokkong di Desa Bua Kecamatan Telulimpoe juga mulai diminati pengunjung. (AaN Kominfo Sinjai)