Workshop Hari HIV/AIDS Sedunia, Pemkab Sinjai Tekankan Ini

0
42

Workhsop dalam rangka memperingati Hari HIV/AIDS sedunia diselenggarakan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Sinjai, berlangsung di Gedung Pertemuan Hotel Sinjai, Senin (1/12/2019)

Workshop tersebut mengangkat tema “Bersama Masyarakat Meraih Sukses” itu, melibatkan sejumlah elemen masyarakat mulai dari petugas kesehatan, hingga pemangku kepentingan di lingkup pemkab Sinjai.

Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setdakab Sinjai, Dr. Hj. Nikmat B Situru dalam sambutan Bupati Sinjai, menekankan agar kewaspadaan terhadap serangan virus HIV harus terus ditingkatkan karena penyakit ini bisa menyebar secara luas, penularan penyebaran HIV kebanyakan melalui seks bebas walaupun juga bisa melalui transfusi darah.

Tema nasional “Bersama Masyarakat Meraih Sukses” kata Nikmat adalah, sebagai upaya untuk mewujudkan target Three Zero pada 2030, yaitu tidak ada lagi penularan HIV, tidak ada lagi kematian akibat AIDS, dan tidak ada lagi stigma dan diskriminasi pada orang dengan HIV AIDS (ODHA).

“Tidak bisa ditunda lagi, harus segera dilakukan langkah antisipatif secara intensif dan terpadu baik melalui lembaga pemerintahan, LSM dan tokoh-tokoh masyarakat,” ungkapnya.

Untuk itu, melalui workshop ini Nikmat mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencegah penyebaran HIV/AIDS di Bumi Panrita Kitta.

“Termasuk kita semua, keluarga kita, masyarakat disekitar kita kembali pada jalan yang benar, meninggalkan maksiat, memperhatikan pola hidup sehat, tidak melakukan seks bebas, jauhi narkoba dan penggunaan jarum suntik secara bergantian dan bersama sama”, jelasnya.

Sebelum dibuka, Ketua Panitia, Ir Muh Djamil, mengatakan workshop ini bertujuan meningkatkan komitmen, kesadaran, kepedulian dan keterlibatan seluruh unsur dalam pencegahan dan pengendalian AIDS di Kabupaten Sinjai.

Apalagi menurut Djamil, pada tahun 2018 preferensi HIV/AIDS di kabupaten Sinjai sebesar 7,9 per 100 ribu penduduk, sedangkan pada tahun 2019 dari bulan Januari hingga Oktober 2019 jumlah penderita baru HIV/AIDS yang ditemukan sebanyak 29 orang.

Adapun penyajian materi oleh Dr. Zalwa Muhtar, Drs. Akbar Halik, Lukman yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan sasaran organisasi perangkat daerah, unsur pemuda, organisasi kemasyarakatan, jurnalis, organisasi profesi kesehatan, komunitas pencinta alam, ikatan pengusaha muda Sinjai. (Irawan/Ayu Kominfo Sinjai)