Tutor Pendidikan Kesetaraan Dituntut Punya Ilmu dan Skill

0
27

Pendidikan non formal sangat dibutuhkan di era milenial ini. Masyarakat harus mendapatkan pendidikan yang setara sesuai dengan amanat UUD 1945, Untuk itu dibutuhkan tenaga tutor yang handal dalam menyikapi persoalan pendidikan ini.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai Hj. A Sompa saat membuka Diklat Peningkatan Kompetensi Tutor pendidikan kesetaraan di Aula Wisma Sajaya Putra Rabu (6/11/19) mengatakan bahwa Pemerintah melalui Dinas Pendidikan bersama kelompok masyarakat, wajib menyediakan tutor-tutor yang handal.

Banyaknya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), menjadi keuntungan tersendiri bagi pemerintah, untuk bisa mencerdaskan masyarakat.

Dikatakannya bahwa tutor yang ada di PKBM maupun di SKB harus meningkatkan kompetensinya sebab memiliki tugas berat dibanding tenaga pendidik yang ada di pendidikan formal.

“Harus diakui bahwa peserta didik yang dihadapi oleh guru di pendidikan formal dengan pendidikan kesetaraan itu berbeda sehingga memang tugas dari para tutor sangat mulia dan cukup berat apalagi mereka harus menjangkau anak putus sekolah agar bisa ikut pendidikan kesetaraan, ” ungkapnya.

Selain itu dalam pendidikan kesetaraan bukan hanya materi ilmu pengetahuan, juga diberikan materi keahlian hidup (life skill). Diharapkan dengan adanya keahlian ini warga belajar akan mampu mandiri dan mampu menciptakan lapangan usaha bagi diri mereka sendiri.

“Adapun life skill yang diberikan tergantung pada karakteristik tempat kegiatan pembelajaran. Keterampilan yang ada di Sinjai ini seperti menjahit, tata rias atau salon, kerajinan tangan dan berbagai jenis lainnya,” jelasnya. (AaN Kominfo Sinjai)