Pertama Kalinya Dapat Bantuan, Petani Bawang Ini Sangat Bersyukur Kepada Bupati

0
26

Para petani memberikan catatan pembangunan sektor pertanian di Pemerintahan A. Seto Gadhista Asapa dan Hj. A. Kartini Ottong.

Bagi petani, Pemerintahan yang baru berusia setahun ini dinilai cukup berhasil dalam menangkap apa yang menjadi kebutuhan petani saat ini.

Yang paling dirasakan petani sebagai ujung tombak penyediaan bahan pangan adalah adanya berbagai bantuan yang disalurkan kepadanya.

Seperti yang diungkapkan oleh Anas, salah seorang petani yang berdomisili di Kelurahan Bongki Kecamatan Sinjai Utara.

Menurut Anas, tahun ini baru petama kalinya ia bersama petani lainnya di Sinjai Utara mendapatkan bantuan bibit bawang merah dari Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Foto Anas, salah seorang petani yang berdomisili di Kelurahan Bongki Kecamatan Sinjai Utara.

Bantuan ini disalurkan pada bulan September lalu dan saat ini sudah memasuki usia delapan minggu pasca tanam dan rencananya akan dipanen pada bulan Desember mendatang.

“Ada 50 kilogram saya tanam bibit bawang merah pada luas lahan 5 are dan saya lihat pertumbuhannya bagus karena varietas yang diberikan juga merupakan varietas unggul dan jenis ini setiap tanam 1 kilo bisa menghasilkan minimal 8 kilo bawang merah,” kata Anas yang juga Sekretaris Kelompok Tani Pemuda Mattumpu.
Olehnya itu Anas mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Sinjai yang telah memberikan bantuan bibit bawang merah ini secara gratis, apalagi waktu penyalurannya juga dinilai tepat waktu.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari Pak Bupati, karena ini sawah setelah panen padi kita tanami bawang merah dan saya yakin hasilnya bagus jika dipelihara dengan baik, ” ujarnya saat ditemui baru-baru ini.

Lebih lanjut Anas mengatakan bahwa selama ini untuk mengisi kekosongan lahan sawah pasca panen padi, ia biasanya membeli bibit bawang merah dengan harga yang relatif mahal.

“Semoga kedepan bantuan ini nantinya bisa kembali disalurkan dan jumlahnya semakin meningkat karena saya lihat antusias petani kita untuk menanam bawang merah cukup tinggi,” bebernya.

Hal yang sama dirasakan oleh Ketua kelompok Tani Kampung Baru Desa Pasir Putih Dusun Jennae Kecamatan Sinjai Borong, Muh. Idrus. Ia merasa bersyukur dengan adanya bantuan bibit bawang merah ini.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini karena ada aktivitas disaat musim kemarau ini sehingga kita tidak menganggur lagi, ” katanya.

Dengan adanya bantuan ini kata Idrus, para petani dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya dari tanaman bawang merah.

Ia berharap bantuan ini dapat diberikan secara berkelanjutan, namun ia juga mengharapkan agar pemerintah membantu petani dalam memasarkan bawang merah pada saat pasca panen.

“Kendalanya biasa pada saat pasca panen adalah pemasarannya, apalagi produk ini cepat rusak dan hanya bisa bertahan sampai 3 bulan, olehnya itu kami harapkan agar kami juga bisa dibantu agar setelah panen langsung bisa terjual semuanya supaya ada modal selanjutnya, ” harapnya. (AaN Kominfo Sinjai)