Usai Jalani Operasi Katarak, H. Ahmad Semringah Karena Bisa Lagi Bertani

0
118

Operasi katarak gratis yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Sinjai mendapatkan apresiasi besar dari masyarakat.

Hal Itu terlihat dari banyaknya pasien yang selalu mengikuti operasi katarak mata secara gratis yang dilaksanakan oleh Pemkab Sinjai.

Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Sinjai mendatangkan dokter ahli mata dari Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) Makassar untuk melakukan operasi.

Tentunya hal ini merupakan salah satu dari sekian banyak program pro rakyat yang dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Sinjai dalam masa satu tahun kepemimpinan Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa dan Wakil Bupati Hj. A. Kartini Ottong.

H. Ahmad salah satu pasien yang pernah menjalani operasi katarak di Puskesmas Samaenre pada Bulan Agustus lalu secara khusus dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Sinjai yang jeli dalam memilih program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya para usia lanjut.

“Setelah sekian lama saya tidak bisa melihat secara normal, Alhamdulillah kini sudah sangat banyak perubahan dan bisa lagi turun ke sawah, ” ujar H. Ahmad warga Dusun Buakang Desa Panaikang Kecamatan Sinjai Timur saat ditemui di kediamannya, Jumat (4/10/19).

Ketika ditanya terkait alasan baru kali ini melakukan operasi, Kakek berusia 79 tahun ini terkendala biaya, apalagi hidupnya saat ini hanya pas-pasan.

“Sebenarnya pak sudah lama ada niat untuk operasi ini saya punya mata tapi biayanya mahal dan kebetulan tahun ini Bapak Bupati menggratiskan operasi akhirnya saya ikut dan berkat Pak Bupati kini penglihatan saya sudah semakin baik,” ungkapnya.

Sementara itu Putri H. Ahmad, Darmawati menuturkan bahwa awalnya ia mengetahui program ini dari pihak Petugas kesehatan dari Puskesmas Panaikang yang melakukan edukasi di rumahnya (home visit).

“Betul-betul luar biasa programnya bapak Bupati. Berkat beliau, Bapak saya yang sebelumnya hanya bisa melihat dari jarak satu meter kini bisa melihat sampai sejauh enam meter dan bisa kembali beraktivitas di sawah,” tuturnya. (AaN Kominfo Sinjai)