Tekan Kasus Rabies, DPKH Sinjai Imbau Masyarakat Aktif Faksinasi Anjing Peliharaan

Tekan Kasus Rabies, DPKH Sinjai Imbau Masyarakat Aktif Faksinasi Anjing Peliharaan

Sinjai, – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Sinjai, mengimbau masyarakat yang mempunyai peliharaan Anjing untuk aktif melakukan faksinasi.

Menurut Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veterner (Keswan dan Kesmavet) DPKH Sinjai, drh Mappamancu, hal itu penting mengingat Sinjai merupakan daerah yang tidak lepas dari kasus gigitan Anjing rabies.

Bahkan dari sejumlah kasus gigitan Anjing rabies selama ini 50 persen korbannya didominasi oleh anak-anak.

“Ini yang kita waspadai ketika banyak Anjing liar, karena selalu saja kasus gigitan Anjing liar maupun Rabies di masyarakat termasuk di Kecamatan-kecamatan,” pungkas Mappamancu yang ditemui di Ruang Kerjanya, Kamis (22/08/19)

Mirisnya lagi, kata Mappamancu kalau ada beberapa kasus gigitan anjing rabies dilakukan oleh anjing yang dipelihara sendiri.

“Ini yang kita jaga mengapa faksinaksi atau eleminasi itu perlu dilakukan setiap saat karena porses penularan rabies ke anjing-anjing kan tidak terlihat,” sambungnya.

Olehnya itu, ia mengajak kepada seluruh masyarakat yang memiliki Anjing peliharaan untuk datang ke fasilitas Puskeswan DPKH Sinjai agar eliminasi rabies dapat ditekan dalam hewan Anjing yang dapat mengakibatkan kematian.

“Silahkan datang ke Puskeswan DPKH Sinjai untuk faksinasi secara gratis,” ajaknya.

Sekedar diketahui, dari data DPKH Sinjai Populasi Anjing di Kabupaten Sinjai mencapai 20 ribu ekor lebih. Jumlah itu sudah termasuk Anjing peliharaan masyarakat dan Anjing liar.  (Adi Kominfo Sinjai)

About Haryanti Arief