Pemilik Penginapan Wajib Laporkan Tamu WNA

Pemilik Penginapan Wajib Laporkan Tamu WNA

Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Propinsi Sulsel, Ramli HS menghimbau kepada seluruh pemilik hotel dan penginapan di kabupaten Sinjai agar melaporkan jika ada warga negara asing yang menginap di hotel dan penginapan mereka. Hal ini sesuai dengan dengan pasal 72, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian dan dapat dipidana jika tidak melakukannya.

Hal ini disampaikan dihadapan para pengelola hotel dan penginapan yang berada di Wilayah Sinjai dan Kabupaten Bone dalam kegiatan sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Rabu (29/3).

Menurutnya, selama ini pemilik hotel melakukan pendaftaran atau pelaporan orang asing dilakukan secara manual dan dinilai memiliki berbagai kendala dan kesulitan, maka dengan adanya aplkasi ini memudahkan pemilik hotel maupun warga untuk melaporkan keberadaan orang asing diwilayah atau tempat mereka.

“Dengan adanya aplikasi ini tidak ada alasan lagi bagi pihak terkait untuk melaporkan keberadaan orang asing ditempat mereka. Jadi Bagi siapa saja yang memberikan penginapan atau tempat tinggal bagi orang asing wajib untuk melaporkannya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, dengan aplikasi APOA ini tindakan pelaporan tersebut tidak lagi memakan waktu lama. Masyarakat hanya tinggal meng-upload aplikasi tersebut dan mengikuti arahan yang ada untuk keperluan pelaporan orang asing dan sebagainya.

Ramli juga meminta peran serta seluruh lapisan masyarakat dalam hal pelaporan orang asing. Terutama bagi siapa saja yang memberikan tempat menginap atau tempat tinggal bagi orang asing. (AaN)

Komentar Facebook

About Aan